BPJN Lampung Pastikan Jalan Bebas Lubang pada H-10 Lebaran
- 11 Mar 2026
- Berita/Umum
- 257 viewed
Jakarta – Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung menyatakan kesiapan tingkat kemantapan jalan nasional dalam menyambut arus mudik Lebaran 2026. Sebagai gerbang utama masuknya pemudik ke Pulau Sumatera, tingkat kemantapan jalan nasional di wilayah Lampung telah mencapai di atas 92 persen. Hal ini disampaikan oleh Kepala BPJN Lampung, Muhammad Ali Duhari melalui program Live Streaming Instagram @pu_binamarga pada hari Senin (09/03/26).
Ali menyampaikan bahwa BPJN Lampung menargetkan kondisi zero pothole (bebas jalan berlubang) sebagai satu fokus utama dalam persiapan tahun ini selesai pada H-10 Lebaran di seluruh jalur mudik utama. “Saat ini, tercatat sekitar 6.800 titik atau sekitar 98% dari total kerusakan telah berhasil ditangani,” ujar Ali.
Ali melanjutkan untuk mengantisipasi adanya gangguan lalu lintas yang bersifat mendesak, tim siaga dan peralatan berat telah disiapkan di berbagai titik strategis. Hal ini dilakukan agar setiap kendala di jalan nasional dapat segera ditangani dengan cepat, sehingga arus mudik yang masuk ke Sumatera melalui Lampung tetap berjalan dengan aman, lancar, dan nyaman.
“Pemudik yang akan menuju ke Sumatera Selatan memiliki tiga alternatif utama, yakni melalui Jalan Tol Bakauheni – Pematang Panggang sepanjang 253 km, Jalan Lintas Timur Sumatera sepanjang 285,18 km melalui Batas Lamtim hingga Pematang Panggang, atau Jalan Lintas Tengah Sumatera sepanjang 318,47 km yang melintasi Kota Bandar Lampung hingga Way Kanan,” jelas Ali.
Sementara itu, bagi pemudik yang menuju Kota Bandar Lampung, tersedia dua alternatif perjalanan. “Opsi pertama adalah melalui akses Jalan Tol Bakauheni–Terbanggi Besar dengan pintu keluar di Tol Itera KM 78. Opsi kedua adalah menggunakan Jalur Lintas Tengah Sumatera melalui Kalianda dengan jarak tempuh sepanjang 87 km,” jelas Ali.
??Kepala BPJN Lampung juga menyampaikan bahwa terdapat posko mudik di beberapa titik yang dapat dimanfaatkan para pemudik untuk beristirahat (rest area), serta dapat berfungsi juga sebagai kantong-kantong parkir untuk pemudik yang menggunakan kendaraan-kendaraan kecil.
Sebagai informasi, Ali menyampaikan bahwa ??di sepanjang jalan nasional Provinsi Lampung, telah diidentifikasi lokasi-lokasi rawan longsor, macet, banjir dan kecelakaan. Namun, mitigasi telah dilakukan dengan mempersiapkan Disaster Relief Unit (DRU) di lokasi-lokasi rawan bencana, memasang rambu peringatan rawan longsor dan rawan kecelakaan, mengoptimalkan pemeliharaan rutin berupa pembersihan drainase dan pengendalian tanaman di sekitar rumija jalan nasional, serta berkoordinasi aktif dengan stakeholder terkait seperti Pemerintah Daerah setempat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Kementerian Perhubungan dan Kepolisian.
Kepala BPJN Lampung juga menghimbau para pemudik agar dapat memanfaatkan kanal microsite mudik.pu.go untuk pemantauan langsung jalur mudik. Jika terjadi hal yang tidak inginkan, masyarakat juga dapat melakukan pelaporan melalui lapor.go.id atau aplikasi Jalan Kita, serta tersedia call center BPJN Lampung yang dapat dihubungi +62853?8000?8062.