BPJN Kalbar Tuntaskan Jalan Lingkar Mupa, Dorong Akses dan Ekonomi Kapuas Hulu
- 20 Apr 2026
- Berita/Umum
- 1575 viewed
Kalimantan Barat – Direktorat Jenderal Bina Marga melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat telah menyelesaikan Pembangunan Jalan Daerah Lingkar Mupa – Transmigrasi di Kabupaten Kapuas Hulu pada Bulan Maret 2026. Pembangunan ini sebagai upaya meningkatkan konektivitas wilayah, akses layanan publik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan perbatasan dan daerah terpencil.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.2, Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah III Provinsi Kalbar Daniel Dixon Octora menjelaskan bahwa pembangunan jalan sepanjang 1,115 kilometer ini dilaksanakan melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah Nomor 11 Tahun 2025 tentang Percepatan Konektivitas Jalan Daerah. Hal tersebut dikonfirmasi melalui jaringan seluler pada tanggal (17/04/2026).
“Biaya pembangunan Jalan Daerah Lingkar Mupa ini menelan biaya sebesar Rp.16,18 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), dengan menggunakan skema Multiyears Contract tahun anggaran 2025–2026. Keberhasilan ini menunjukkan komitmen Bina Marga dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dasar di wilayah perbatasan,” terang Daniel.
Daniel mengatakan, Jalan Lingkar Mupa – Transmigrasi dibangun untuk mendukung akses transportasi antar desa, mempermudah mobilitas masyarakat menuju fasilitas pelayanan publik, serta membuka konektivitas menuju kawasan pusat pertumbuhan ekonomi, khususnya sektor pertanian di wilayah Kecamatan Putussibau Utara. Selain itu, jalan ini juga terhubung langsung dengan ruas jalan nasional Tanjung Kerja – Putussibau, sehingga memperkuat jaringan transportasi di wilayah tersebut.
“Keberadaan Jalan Lingkar Mupa – Transmigrasi memberikan dampak signifikan bagi masyarakat. Selain meningkatkan kemantapan jalan yang sebelumnya berupa perkerasan agregat, infrastruktur ini juga mempercepat akses menuju berbagai fasilitas penting, seperti Kantor Dinas PUPR, pusat pemerintahan Kabupaten Kapuas Hulu, rumah sakit, kawasan wisata, hingga Bandara Pangsuma Putussibau,” ujarnya
PPK Daniel menambahkan, melalui pembangunan jalan ini, BPJN Kalimantan Barat menegaskan komitmennya dalam mendukung pemerataan pembangunan serta memperkuat konektivitas wilayah, khususnya di daerah perbatasan, guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
“Walaupun dengan kondisi cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi serta keterbatasan pasokan bahan bakar, kami berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan agar masyarakat dapat segera merasakan manfaatnya,” jelas Daniel
Labih lanjut Daniel menyampaikan, setelah selesai dibangun, jalan ini akan diserahkan menjadi kewenangan pemerintah daerah Kabupaten Kapuas Hulu untuk pengelolaan dan pemeliharaan lebih lanjut, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat setempat. (Fqn/Wln)