Berita

Beranda Berita Tingkatkan Kapasitas Aparatur, Ditjen Bina Marga Selenggarakan Workshop Budaya Pelayanan Prima
Beranda Berita Tingkatkan Kapasitas Aparatur, Ditjen Bina Marga Selenggarakan Workshop Budaya Pelayanan Prima

Tingkatkan Kapasitas Aparatur, Ditjen Bina Marga Selenggarakan Workshop Budaya Pelayanan Prima

  •  23 Apr 2026
  • Berita/Umum
  • 647 viewed
Foto: Tingkatkan Kapasitas Aparatur, Ditjen Bina Marga Selenggarakan Workshop Budaya Pelayanan Prima

Bandung— Upaya menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas terus dilakukan Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum. Salah satunya melalui penyelenggaraan Workshop Budaya Pelayanan Prima yang digelar pada 22–23 April 2026 di Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) Wilayah Jawa Barat, Kota Bandung. Kegiatan ini diikuti oleh Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas serta Petugas Layanan Publik dari seluruh Balai di lingkungan Direktorat Jenderal Bina Marga serta Badan Pengatur Jalan Tol.

Mengusung tema Meningkatkan Kapasitas Aparatur dalam Menghadirkan Layanan Infrastruktur yang Berkualitas dan Terpercaya”, kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran sekaligus refleksi bagi para aparatur dalam memperkuat peran mereka sebagai pelayan publik.

Workshop dibuka oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Marga, Haerudin C. Maddi. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa pelayanan publik tidak cukup hanya memenuhi standar, tetapi juga harus mampu mendorong perubahan pola pikir dan budaya kerja. Menurutnya, pelayanan yang prima berangkat dari sikap dan karakter. Ia mengingatkan bahwa integritas dan attitude merupakan fondasi utama dalam memberikan layanan kepada masyarakat.

“Pelayanan harus diberikan secara tuntas. Pada akhirnya, pelayanan adalah tentang sikap dan karakter. If you lose character, you lose everything. Tujuan akhirnya adalah kepuasan masyarakat,” ujar Haeruddin.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan berbagai materi dari narasumber yang kompeten di bidangnya. Iin Supriyatin Ramli, CEO PT Sahabat Layanan Indonesia sekaligus Ultimate Service Expert, menyoroti pentingnya konsistensi dalam menghadirkan pengalaman layanan yang unggul. Ia juga menekankan bahwa pelayanan yang baik tidak hanya memenuhi harapan, tetapi harus mampu melampaui ekspektasi masyarakat.

Selain itu, Plt. Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian Pekerjaan Umum, Muhamad, memaparkan strategi meminimalisir keberatan dan sengketa informasi adalah dengan mematuhi prosedur, merespon cepat dan transparan. Sementara itu, Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat, Bayu Rakhmana, berbagi mengenai inovasi dalam pengelolaan informasi dan pelayanan publik berbasis digital di tingkat daerah.

Melalui workshop ini, para peserta didorong untuk tidak hanya memahami konsep pelayanan prima, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam pekerjaan sehari-hari. Perubahan mindset dari ‘dilayani’ menjadi ‘melayani’ menjadi salah satu poin penting yang ditekankan dan diharapkan dapat memperkuat kapasitas aparatur di lingkungan Direktorat Jenderal Bina Marga dalam memberikan layanan infrastruktur yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga humanis dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Ditjen Bina Marga berkomitmen untuk terus mendorong terwujudnya budaya pelayanan prima sebagai bagian dari reformasi birokrasi, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap layanan pemerintah. (dit)