Berita

Beranda Berita Tol Bawen-Yogyakarta Mulai Dibangun
Beranda Berita Tol Bawen-Yogyakarta Mulai Dibangun

Tol Bawen-Yogyakarta Mulai Dibangun

  •  30 Mar 2022
  • Berita/Umum
  • 880 viewed
Tol Bawen-Yogyakarta Mulai Dibangun
Foto: Tol Bawen-Yogyakarta Mulai Dibangun

Sleman - Direktur Jenderal Bina Marga Hedy Rahadian mewakili Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan seremoni peletakan batu pertama (groundbreaking) Jalan tol Yogyakarta – Bawen pada Rabu (30/3) di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Groundbreaking ini sebagai penanda jalan tol Yogyakarta - Bawen segera dilaksanakan konstruksinya.

 

Dalam acara tersebut, turut hadir Direktur Jalan Bebas Hambatan Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR Budi Harimawan Semihardjo, Sekretaris Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian PUPR Triono Junoasmono, Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Pantja Dharma Oetojo, Sekretaris Daerah DIY Raden Kadarmanta Baskara Aji, Direktur Utama PT Jasa Marga Subakti Syukur dan Direktur Utama PT JJB Oemi Vierta Moerdika

 

Hedy mengatakan, pembangunan jalan tol yang melintas di dua provinsi tersebut akan meningkatkan konektivitas Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah.

 

"Pembangunan jalan tol ini juga akan memperkuat posisi Yogyakarta dalam industri khususnya pariwisata yang sedang tumbuh dan berkembang dengan baik, sehingga akan meningkatkan peran Yogyakarta sebagai daerah untuk perkembangan ekonomi di Pulau Jawa bagian Selatan," ujarnya.

 

Dengan nilai investasi yang cukup besar senilai Rp. 14,26 triliun, Dirjen Bina Marga menyebutkan, pembangunan jalan tol ini harus mampu memberikan dorongan perkembangan ekonomi di Yogyakarta dan Jawa Tengah. Pembangunan jalan tol ini dilaksanakan oleh PT. Jasamarga Jogja Bawen (JJB) selaku Badan Usaha Jalan Tol yang dibentuk oleh konsorsium pemenang lelang.

 

“Kepada konsorsium kontraktor untuk melibatkan tenaga kerja lokal dan produk lokal sebanyak mungkin, sehingga dampak ekonominya akan terasa sangat kuat," ujar Hedy.

 

Hedy menilai, pembangunan jalan tol Yogyakarta-Bawen memiliki tantangan yang cukup tinggi karena tetap harus menjaga kawasan cagar budaya (heritage) dan kelestarian lingkungan, trase yang melewati potensi gempa, sungai lahar dingin hingga wilayah mata air yang harus dijaga.

 

“Dalam membangun jalan tol ini kita harus cepat, tapi juga tetap harus menjaga kualitas/mutu, memastikan keselamatan konstruksi, dan harus tetap jaga keseimbangan alam," tuturnya.

 

Sekretaris Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian PUPR Triono Junoasmono dalam laporannya mengatakan, jalan tol ini terdiri dari enam seksi yaitu Seksi I Sleman - Banyurejo (8,25 Km), Seksi II Banyurejo-Borobudur (15,26 Km), Seksi III Borobudur-Magelang (8,08 Km), Seksi IV Magelang-Temanggung (16,46 Km), Seksi V Temanggung-Ambarawa  22,56 Km, Seksi VI Ambarawa-Junction Bawen Tol Semarang-Solo (5,21 Km).

 

"Untuk Seksi I ditargetkan selesai konstruksi pada kuartal 4 2023. Secara keseluruhan, jalan tol ini ditargetkan dapat tersambung seluruhnya secara bertahap pada kuartal 4 2024," terang Triono.

 

Jalan tol dengan total panjang 75,82 Km ini merupakan konsorsium PT Jasamarga Persero Tbk. PT Adhi Karya Persero Tbk, PT PP Persero Tbk, PT Waskita Karya Persero Tbk dan PT Abipraya Persero. Jalan Tol Yogyakarta - Bawen melintasi dua wilayah yaitu Provinsi Jawa Tengah sepangang 68,17 Km dan Daerah Istimewa Yogyakarta sepanjang 7,65 Km.

 

Jalan Tol Yogyakarta-Bawen, Jalan Tol Semarang - Solo, dan Jalan Tol Solo - Yogyakarta - Yogyakarta Internasional Airport (YIA) kulonprogo akan membentuk “segitiga emas” yang dapat meningkatkan perekonomian dan konektivitas wilayah khususnya Yogyakarta, Solo dan Semarang. Ketiga jalan tol tersebut selain menghubungan pusat-pusat pertumbuhan juga meningkatkan kemudahan akses dari dan menuju Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Candi Borobudur dan sekitarnya serta Candi Prambanan kalasan dan sekitarnya.

 

Terdapat empat simpang susun dan satu juction yang akan di bangun pada jalan tol ini. Dimulai dari Juction Bawen, Simpang Susun Ambarawa, Simpang Susun Temanggung, Simpang Susun Magelang hingga Simpang Susun Banyurejo yang akan terhubung dengan juction Sleman Kecamatan Melati Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta dan akan terkoneksi dengan jalan tol Solo - Yogyakarta - Yogyakarta Internasional Airport (YIA) Kulonprogo. (rko)