Berita

Beranda Berita Melalui IJD, Peningkatan Ruas Jalan Tanjung Serdang – Lontar berdampak sangat masif
Beranda Berita Melalui IJD, Peningkatan Ruas Jalan Tanjung Serdang – Lontar berdampak sangat masif

Melalui IJD, Peningkatan Ruas Jalan Tanjung Serdang – Lontar berdampak sangat masif

  •  10 Juni 2026
  • Berita/Umum
  • 1232 viewed
Foto: Melalui IJD, Peningkatan Ruas Jalan Tanjung Serdang – Lontar berdampak sangat masif

Kotabaru – Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Selatan telah meningkatkan kondisi Ruas Jalan Tanjung Serdang – Lontar di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. Proyek yang dilakukan melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) ini menelan biaya sebesar Rp23,74 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), dengan menggunakan skema Single Years Contract (SYC) dan penanganan sepanjang 4,50 kilometer, lebar jalan 6 meter, dan perkerasan permukaan Lataston Lapis Aus (HRS-WC).

Saat dimintai keterangan melalui jaringan seluler pada hari selasa (09/06/26), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.5 Kalimantan Selatan Dienes Pramudya Wardani menerangkan bahwa, ruas jalan Tanjung Serdang – Lontar memiliki peran strategis karena menjadi akses utama bagi 5 kecamatan di Pulau Laut, yakni Kecamatan Pulau Laut Selatan, Pulau Laut Kepulauan, Pulau Laut Tanjung Selayar, Pulau Laut Barat, dan Pulau Laut Tengah menuju ibu kota Kabupaten Kotabaru.

“Selain mendukung pelayanan dasar, jalan ini juga menjadi akses menuju sejumlah destinasi wisata unggulan daerah, seperti Pantai Teluk Tamiang, Pantai Teluk Kemuning, Pantai Teluk Aru yang dikenal dengan penyelenggaraan Katir Race dan Pesta Laut, Pantai Nusa Dua, Pantai Sebanti, serta Pantai Teluk Jagung. Keberadaan infrastruktur yang lebih baik diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat,” ujar Dienes.

Dienes menambahkan, dari sisi ekonomi, ruas jalan tersebut berperan penting dalam mendukung distribusi komoditas ekspor kayu arang dari Desa Tanjung Lalak Utara serta memperlancar aktivitas sektor perkebunan dan pertambangan.

“Jalan ini juga terhubung dengan berbagai simpul transportasi strategis, antara lain Pelabuhan Tanjung Serdang (ASDP), Pelabuhan dan Bandara PT Indonesia Bulk Terminal (Grup Adaro), Bandara Gusti Syamsir Alam, Terminal Lontar, Dermaga Penyeberangan Tanjung Lalak, serta sejumlah sentra perikanan dan dermaga di wilayah Pulau Laut,” jelasnya.

Sebagai pelaksana kegiatan, PPK 1.5 Dienes menyampaikan, peningkatan jalan ini diharapkan mampu memperlancar distribusi barang dan jasa, menurunkan biaya logistik serta waktu tempuh, meningkatkan produktivitas sektor perkebunan, dan memperkuat konektivitas kawasan. Di samping itu, masyarakat juga memperoleh manfaat berupa kemudahan mobilitas menuju fasilitas kesehatan, pendidikan, transportasi, dan pusat-pusat kegiatan ekonomi.

“Pelaksanaan kegiatan ini merupakan hasil sinergi berbagai pihak. Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas PUPR dalam hal ini mendukung kesiapan lahan dan penyediaan Detail Engineering Design (DED), selama masa konstruksi, kegiatan ini juga membuka peluang kerja dan memberikan tambahan pendapatan bagi masyarakat sekitar,” terang Dienes.

Selanjutnya, Dienes mengutarakan saat pelaksanaan konstruksi meskipun menghadapi tantangan berupa masa pelaksanaan yang relatif singkat, yaitu hanya 77 hari kalender, pekerjaan dapat diselesaikan melalui optimalisasi sumber daya, penyesuaian jadwal pelaksanaan, serta penerapan metode kerja yang efektif tanpa mengurangi standar mutu yang dipersyaratkan. Langkah tersebut dilakukan secara kolaboratif oleh pelaksana pekerjaan, tim pengawas, dan seluruh pihak terkait.

“Berdasarkan ketentuan kontrak, hasil pembangunan ruas jalan ini memiliki umur konstruksi selama 10 tahun sejak tanggal penyerahan akhir pekerjaan. Adapun Serah Terima Pertama Pekerjaan (STPP/PHO) telah dilaksanakan pada 15 Januari 2026, menandai selesainya pembangunan yang diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas, memperkuat konektivitas wilayah, dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Kabupaten Kotabaru,” jelas Dienes. (Fqn)