Berita

Beranda Berita Ditjen Bina Marga Perkuat Komunikasi Publik melalui Coaching Clinic Creative Communication Series
Beranda Berita Ditjen Bina Marga Perkuat Komunikasi Publik melalui Coaching Clinic Creative Communication Series

Ditjen Bina Marga Perkuat Komunikasi Publik melalui Coaching Clinic Creative Communication Series

  •  04 Sept 2026
  • Berita/Umum
  • 77 viewed
Foto: Ditjen Bina Marga Perkuat Komunikasi Publik melalui Coaching Clinic Creative Communication Series

Solo, - Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum menyelenggarakan Coaching Clinic Creative Communication Series  pada Kamis (3/9/2026) di Solo. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan BBPJN/BPJN, balai teknis, Satker, PPK, dan Petugas Komunikasi Publik secara luring dan daring.

Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat kapasitas komunikasi publik di lingkungan Ditjen Bina Marga, khususnya dalam mengelola media sosial dan menyampaikan informasi pembangunan infrastruktur yang akurat, relevan, mudah dipahami, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sekretaris Ditjen Bina Marga, Haeruddin C. Maddi, menyampaikan bahwa media sosial memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi pembangunan infrastruktur kepada masyarakat. Menurutnya, hasil nyata dari pembangunan yang dilakukan pemerintah perlu dikomunikasikan dengan baik agar masyarakat mengetahui hasil pembangunan sekaligus manfaat yang diberikan.

“Informasi itu penting. Kementerian Pekerjaan Umum memiliki tugas membangun infrastruktur, namun apabila pembangunan tersebut tidak dikomunikasikan dengan baik, masyarakat tidak akan mengetahui apa yang telah kita bangun dan manfaatnya bagi mereka. Karena itu, saya mendorong agar semangat one day one post (1D1P) terus diterapkan. Apa yang kita kerjakan harus diketahui masyarakat, dipahami manfaatnya, dan tersampaikan dengan baik,” ujar Haeruddin.

Dalam kegiatan tersebut, Biro Komunikasi Publik juga memaparkan arah kebijakan komunikasi melalui penguatan 1D1P, agenda setting, dan pemetaan narasi berdasarkan cluster isu, dengan menekankan pembangunan yang berpihak pada masyarakat, membuka akses dan mendorong pemerataan, serta prinsip Build Back Better dalam rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Sementara itu, praktisi komunikasi publik Irwan Hermawan membahas strategi penguatan komunikasi publik di era digital melalui pengelolaan konten yang relevan, pemanfaatan AI, kepekaan terhadap isu, serta pengalaman dalam merespons krisis di media sosial.

Melalui kegiatan ini, Ditjen Bina Marga mendorong pengelolaan komunikasi publik yang semakin kreatif, adaptif, dan berdampak dalam membangun kepercayaan publik serta menyampaikan manfaat pembangunan, sehingga informasi mengenai kinerja pembangunan infrastruktur dapat tersampaikan secara tepat kepada masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Ditjen Bina Marga juga meluncurkan video publikasi pemanfaatan BMN dan e-Bulletin Ditjen Bina Marga sebagai bagian dari penguatan penyebaran informasi melalui kanal komunikasi publik. (dit)