Berita

Beranda Berita Mudik 2017, Tol Ditargetkan Fungsional Hingga Semarang
Beranda Berita Mudik 2017, Tol Ditargetkan Fungsional Hingga Semarang

Mudik 2017, Tol Ditargetkan Fungsional Hingga Semarang

  •  11 Jan 2017
  • Berita/Umum
  • 240 viewed
Mudik 2017, Tol Ditargetkan Fungsional Hingga Semarang
Foto: Mudik 2017, Tol Ditargetkan Fungsional Hingga Semarang

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menargetkan jalan tol Trans Jawa sudah fungsional pada arus mudik lebaran tahun ini. Kementerian PUPR terus mengupayakan percepatan pembangunan jalan tol Pejagan-Pemalang Seksi III dan Seksi IV serta tol Pemalang-Batang dan Batang Semarang.

Dalam kunjungan lapangannya bersama Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga, Arie Setiadi Moerwanto, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna dan Direktur Pengembangan Jaringan Jalan Rachman Arief, Basuki menyebutkan, pihaknya dan Badan Usaha Jalan Tol yakni PT. Jasa Marga, PT. Waskita dan PT. Sumber Mitra Jaya sepakat untuk menjaga ritme pekerjaan dan bisa selesai tepat waktu untuk fungsional. Sehingga diharapkan dapat mengurangi kemacetan arus mudik lebaran tahun ini.

"Kunjungan kali ini ada dua tujuannya yaitu memastikan jalan tol Trans Jawa Jakarta-Surabaya sepanjang 650 km ditargetkan selesai 2018. Kedua adalah untuk meyakinkan mudik 2017 akan bisa tembus tidak hanya sampai ke Pemalang tapi akan bisa sampai ke Ngaliyan, Semarang. Walaupun fungsional namun sudah dilapisi beton," tutur Menteri Basuki usai melakukan kunjungan ke ruas tol Pemalang-Batang dan Batang-Semarang, Sabtu (7/1).

"Secara keseluruhan berdasarkan aspek prasarana, mudik tahun ini bisa lebih baik dari tahun 2016," ungkap Menteri PUPR.

Dengan fungsionalnya jalan tol trans Jawa sampai Semarang, alternatif untuk rekayasa lalu lintas semakin banyak, karena arus lalu lintas terpecah tidak lagi hanya terfokus di Brebes Timur seperti tahun lalu.

"Kalau nanti di Ngaliyan itu berfungsi arus dapat terpecah di Brebes, untuk langsung menuju Purwokerto jadi sudah banyak alternatif untuk rekayasa lalu lintas," pungkas Menteri Basuki.

Menteri Basuki menjelaskan bahwa saat ini progres konstruksi pembangunan ruas jalan tol Pejagan-Pemalang seksi 3 dan 4 sudah mencapai 57,25 persen dan pembebasan lahannya mencapai 98 persen. Meski ditargetkan rampung keseluruhan pada Desember 2017, namun diharapkan secara fungsional dapat dilalui pada arus mudik tahun ini.

Seperti diketahui jalan tol Pejagan-Pemalang memiliki panjang 57,5 km dan terdiri dari 4 seksi. Untuk seksi 1 dan 2 hingga keluar Brebes Timur telah dioperasikan pada Juni 2016 lalu.

Sedangkan untuk ruas tol Pemalang-Batang memiliki panjang 39 km, meskipun memiliki target beroperasi Desember 2018, Menteri Basuki juga menargetkan dapat fungsional pada musim mudik kali ini.

"Jalan tol Pemalang-Batang memiliki total panjang 39 km ada beberapa kilometer yang kualitas tanahnya sulit, istilahnya _soft soil_, sehingga perlu _treatment_ dan tadi sudah disepakati dilakukan dengan metode _vacuum_," tambah Menteri Basuki.

Menteri Basuki menambahkan, pada akhir Januari nanti penanganan _vacuum_ tersebut akan di periksa kembali perkembangannya apakah bisa selesai atau tidak. Apabila tidak selesai, akan dicari solusi lainnya sehingga saat musim mudik 2017 tetap dapat berfungsi. Saat ini progres konstruksi ruas tol Pemalang-Batang mencapai 6,63 persen dan pembebasan lahan mencapai 80,80 persen.

Sedangkan ruas tol Batang-Semarang yang telah di _groundbreaking_ pada April 2016, Menteri Basuki mengatakan dari hasil peninjauan menunjukan bahwa beberapa lokasi sudah dapat dilalui. Sehingga meski ditargetkan baru akan beroperasi pada Desember 2018, namun pada arus mudik tahun ini sudah fungsional dapat dilalui pemudik.

Ruas yang memiliki panjang 75 km tersebut, terdiri dari 5 seksi. Progres konstruksinya telah mencapai 10,95 persen dan pembebasan lahan mencapai 65,15 persen. (Birkom/KompuBM)