Memasuki Jawa Tengah, Winarno menambahkan tentang perbaikan Jembatan Kabuyutan yang akan rampung sebelum Lebaran. “Jembatan Kabuyutan bisa jadi potensi kemacetan dan sampai ke daerah Jabar. Kita sudah rescheduling penyelesain perbaikannya dari Agustus ke bulan lebih awal. Semoga dampak kemacetan tidak akan sampai ke daerah Jawa barat,” jelasnya.
Bandung (Bina Marga) – Menyambut arus mudik 2012, Ditjen Bina Marga, Kementerian PU telah melakukan persiapan di ruas-ruas dan titik-titik yang kerap menjadi perhatian masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Direktur Bina Pelaksana Wilayah II, Winarno ketika mewakili Dirjen Bina Marga, Djoko Murjanto pada Rakor Hasil Survey Terpadu Jalur Lebaran Tahun 2012 di Bandung (10/05) bersama Korps Lalu Lintas Polri, Polda Jabar, Kementerian Perhubungan, serta Dinas PU Jabar.
Direktur Jenderal Djoko Murjanto yang diketemui pada acara jumpa pers kemarin (10/05) memanfaatkan Sisa Anggaran Lebih (SAL) diprioritaskan untuk penanganan infrastruktur jalan, konektivitas Indonesia Bagian Timur yang meliputi 6 (enam) provinsi, Infrastruktur lainnya meliputi Domestic Connectivity dan Koridor Ekonomi, Prioritas Infrastruktur Jalan Lainnya yang meliputi 15 (lima belas) provinsi dengan pertimbangan yaitu peningkatan kemantapan jaringan jalan untuk kelancaran aksesibilitas dan mobilitas pada kawasan produksi dan distribusi barang dan jasa di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jabar, D.I. Yogyakarta, Jatim, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan, ujar Djoko.
Bandung (Bina Marga) – Untuk kesekian kalinya Ditjen Bina Marga, Kementerian PU melakukan koordinasi dengan Korps Lalu Lintas Polri sebagai langkah mengadapi arus mudik Lebaran 2012. Hal ini terungkap dalam Rakor Hasil Survey Jalur Lebaran 2012 di Bandung (10/05).
Jakarta (05/04) Direktur Jenderal Bina Marga Djoko Murjanto menjelaskan tentang Sisa Anggaran Lebih (SAL) saat dialog di TVRI pagi tadi. Djoko menjelaskan SAL merupakan akumulasi dari Sisa Lebih Penggunaan Anggrana (SiLPA) tahun anggaran yang lalu dan tahun anggaran yang bersangkutan setelah ditutup, ditambah/dikurangi dengan koreksi pembukuan (sesuai dengan UU No.4 Tahun 2012 tentang APBN- TA.2012).
Memasuki Jawa Tengah, Winarno menambahkan tentang perbaikan Jembatan Kabuyutan yang akan rampung sebelum Lebaran. “Jembatan Kabuyutan bisa jadi potensi kemacetan dan sampai ke daerah Jabar. Kita sudah rescheduling penyelesain perbaikannya dari Agustus ke bulan lebih awal. Semoga dampak kemacetan tidak akan sampai ke daerah Jawa barat,” jelasnya.
Bandung (Bina Marga) – Menyambut arus mudik 2012, Ditjen Bina Marga, Kementerian PU telah melakukan persiapan di ruas-ruas dan titik-titik yang kerap menjadi perhatian masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Direktur Bina Pelaksana Wilayah II, Winarno ketika mewakili Dirjen Bina Marga, Djoko Murjanto pada Rakor Hasil Survey Terpadu Jalur Lebaran Tahun 2012 di Bandung (10/05) bersama Korps Lalu Lintas Polri, Polda Jabar, Kementerian Perhubungan, serta Dinas PU Jabar.
Direktur Jenderal Djoko Murjanto yang diketemui pada acara jumpa pers kemarin (10/05) memanfaatkan Sisa Anggaran Lebih (SAL) diprioritaskan untuk penanganan infrastruktur jalan, konektivitas Indonesia Bagian Timur yang meliputi 6 (enam) provinsi, Infrastruktur lainnya meliputi Domestic Connectivity dan Koridor Ekonomi, Prioritas Infrastruktur Jalan Lainnya yang meliputi 15 (lima belas) provinsi dengan pertimbangan yaitu peningkatan kemantapan jaringan jalan untuk kelancaran aksesibilitas dan mobilitas pada kawasan produksi dan distribusi barang dan jasa di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jabar, D.I. Yogyakarta, Jatim, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan, ujar Djoko.
Bandung (Bina Marga) – Untuk kesekian kalinya Ditjen Bina Marga, Kementerian PU melakukan koordinasi dengan Korps Lalu Lintas Polri sebagai langkah mengadapi arus mudik Lebaran 2012. Hal ini terungkap dalam Rakor Hasil Survey Jalur Lebaran 2012 di Bandung (10/05).
Jakarta (05/04) Direktur Jenderal Bina Marga Djoko Murjanto menjelaskan tentang Sisa Anggaran Lebih (SAL) saat dialog di TVRI pagi tadi. Djoko menjelaskan SAL merupakan akumulasi dari Sisa Lebih Penggunaan Anggrana (SiLPA) tahun anggaran yang lalu dan tahun anggaran yang bersangkutan setelah ditutup, ditambah/dikurangi dengan koreksi pembukuan (sesuai dengan UU No.4 Tahun 2012 tentang APBN- TA.2012).