NSPK - Semua | Rekap NSPK
| Kategori | Judul Dokumen | Tahun | Viewed |
|---|---|---|---|
Pedoman Teknis Bidang Jembatan dan Terowongan |
No.13/P/BM/2026 tentang Pedoman Gambar Standar Jembatan Rangka Baja Sederhana Modular
Lingkup Pedoman ini meliputi: 1). gambar standar Jembatan Rangka Modular Sederhana; dan 2). tahapan pelaksanaan konstruksi dan pemeliharaan Jembatan Rangka Modular Sederhana. 2026-09-25 15:17:32 |
2026 | 31 |
Kriteria Spesifikasi Khusus Interim |
SKh.3.7.19 Spesifikasi Khusus Interim Soil Nailing
a). Penggunaan soil nailing bertujuan untuk memberikan stabilitas pada lereng. Soil nailing dapat digunakan sebagai perkuatan lereng. b). Soil nailing dipasang dengan tipikal sudut kemiringan 10° – 20° terhadap bidang horizontal atau sesuai dengan Gambar. Kepala nail bar tersambung dengan penutup muka melalui perantara pelat penumpu (bearing plate) yang diletakkan di atas penutup muka dan mur pengunci (hex nut), sehingga tekanan tanah pada penutup muka dapat diteruskan ke nail bar. Baja tulangan yang digunakan sebagai nail bar harus dilapisi galvanis, dicat berbahan epoksi, atau dienkapsulasi untuk mengurangi pengaruh korosi. c). Struktur soil nailing harus ditutup dengan penutup muka (facing) berupa shotcrete, beton kisi, geomat atau pelindung lereng lainnya sebagaimana ditunjukkan dalam Gambar. d). Lingkup pekerjaan yang terdapat dalam Spesifikasi Khusus ini meliputi persiapan permukaan lereng, pengeboran, pemasangan nail bar ke dalam lubang bor, grouting, serta pemasangan bearing plate dan hex nut. 2026-09-23 14:37:37 |
2026 | 73 |
Kriteria Spesifikasi Khusus Interim |
SKh.1.1.24 Spesifikasi Khusus Interim Penyediaan dan Layanan Pemantauan CCTV Pengawasan Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi
a). Pekerjaan ini meliputi penyediaan dan layanan pemantauan Closed-Circuit Television (CCTV) Pengawasan Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi yang dapat diakses serta diintegrasikan ke dalam platform sistem informasi milik Kementerian Pekerjaan Umum, baik berbasis web maupun berbasis mobile. b). Layanan ini bertujuan untuk menyediakan data visual kondisi lapangan secara real-time guna mendukung kegiatan pengendalian dan pengawasan pelaksanaan pekerjaan konstruksi secara efektif dan berkelanjutan. c). Dalam pelaksanaannya, layanan yang disediakan harus memenuhi ketentuan standardisasi perangkat keras, kompatibilitas sistem, serta aspek keamanan informasi sesuai dengan persyaratan teknis yang ditetapkan untuk menjamin keandalan, integritas, dan keterpaduan data dalam sistem pemantauan terpusat. 2026-09-22 15:03:14 |
2026 | 73 |
Pedoman Teknis Bidang Jembatan dan Terowongan |
No.12/P/BM/2026 tentang Pedoman Pemeliharaan Proteksi Katodik Anoda Korban dengan Metode Anoda Galvanik Zinc Cartridge System untuk Beton Bertulang Wilayah Atmosferik
Pedoman ini menetapkan tata cara pemeliharaan sistem proteksi katodik anoda korban (sacrificial anode cathodic protection) dengan metode anoda galvanik zinc cartridge system, yang meliputi jenis pemeriksaan pemeliharaan, prosedur pemeliharaan, evaluasi dan penilaian, tindakan penanggulangan, serta kualifikasi personel untuk pemeriksaan dan pemeliharaan. 2026-09-22 13:46:22 |
2026 | 85 |
Pedoman Teknis Bidang Jalan |
No.11/P/BM/2026 tentang Pedoman Penyusunan Kerangka Acuan Kerja Studi Kelayakan Proyek Jalan
Pedoman ini menentukan muatan, kaidah penyusunan, dan acuan format Kerangka Acuan Kerja (KAK) untuk Studi Kelayakan Proyek Jalan, baik jalan tol maupun nontol. Untuk memandu para pengguna, pedoman ini dilengkapi contoh penyusunan KAK Studi Kelayakan Proyek Jalan, yang menyajikan substansi wajib dan dapat dikembangkan lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan setiap proyek jalan. 2026-09-15 09:14:02 |
2026 | 300 |
Kriteria Spesifikasi Khusus Interim |
SKh.1.6.38 Spesifikasi Khusus Interim Campuran Beraspal Panas Very Thin Overlay (VTO)
Ketentuan Pasal 6.3.1.1) dari Spesifikasi Umum harus berlaku dengan tambahan berikut: Pekerjaan ini mencakup Lapis Aus Very Thin Overlay (VTO) di atas perkerasan aspal atau beton semen. 2026-09-09 10:28:40 |
2026 | 382 |
Kriteria Spesifikasi Khusus Interim |
SKh.1.6.40 Spesifikasi Khusus Interim Lapis Tipis Aspal Beton (LATASTON) atau Hot Rolled Sheet (HRS) Asbuton Butir
a). Spesifikasi ini mencakup pekerjaan lapis tipis aspal beton (Lataston) atau Hot Rolled Sheet (HRS) menggunakan Asbuton Butir B 50/30 yang selanjutnya disebut HRS Asbuton Butir B 50/30. Dua jenis campuran dicakup dalam Spesifikasi Khusus ini, yaitu HRS Fondasi Asbuton Butir B 50/30 (HRS-Base Asbuton Butir B 50/30) dan HRS Asbuton Butir B 50/30 Lapis Aus (HRS Wearing Course Asbuton Butir B 50/30, HRS-WC Asbuton Butir B 50/30) dengan ukuran maksimum agregat masing-masing campuran adalah 19 mm; b). HRS-Base Asbuton Butir B 50/30 mempunyai proporsi fraksi agregat kasar lebih besar daripada HRS-WC Asbuton Butir B 50/30. c). Untuk mendapatkan hasil yang memuaskan, maka campuran harus dirancang sampai memenuhi semua ketentuan dalam Spesifikasi Umum dengan kunci utama yaitu gradasi yang benar-benar senjang. 2026-09-02 10:09:28 |
2026 | 362 |
Kriteria Spesifikasi Khusus Interim |
SKh.1.4.16 Spesifikasi Khusus Interim Lapis Tipis Beton Aspal (AC-WC Tipis Atau LTBA) Asbuton Butir
a). Pekerjaan Lapis Tipis Aspal Beton Asbuton Butir (AC-WC) atau Lapis Tipis Beton Aspal Asbuton Butir (LTBA Asbuton Butir) adalah LTBA sebagaimana yang diuraikan dalam Spesifikasi Umum Seksi 4.7 namun dengan penggunaan Asbuton Butir B 5/20 atau Asbuton Butir B 50/30 dengan kartakteristik dan cara penggunaan sesuai Spesifikasi Umum Seksi 6.5; b). Pekerjaan Lapis Tipis Beton Aspal (LTBA) yang digunakan dimaksud dalam Spesifikasi ini adalah LTBA-B Halus dan LTBA-B Kasar dengan ukuran nominal agregat 9,5 mm, diterapkan pada jalan dengan perkerasan beraspal dalam kondisi pelayanan mantap, sesuai dengan lokasi yang sudah ditetapkan di dalam Gambar. c). LTBA-B Halus dengan tumbukan 50x2 dapat digunakan untuk lapis permukaan yang lebih lentur dari LTBA-B Kasar dengan tumbukan 75x2, sebagai pengganti Lataston-Lapis Aus (Lataston-WC) jika tidak terdapat sumber pasir alam halus di lokasi pekerjaan tersebut. d). LTBA-B Halus lebih lentur dibanding LTBA-B Kasar, secara struktural keduanya tidak jauh berbeda. Namun, LTBA-B Kasar lebih tahan terhadap alur. e). Pekerjaan Lapis Tipis Aspal Beton Asbuton Butir (AC-WC) atau Lapis Tipis Beton Aspal Asbuton Butir (LTBA Asbuton Butir) ini digunakan untuk menanggulangi kerusakan permukaan jalan seperti alur (rutting), pelepasan butir (raveling), retak, dan memiliki fungsi sebagai lapisan fungsional serta lapis kedap air serta digunakan untuk pekerjaan pemeliharaan preventif yang tidak dapat ditangani dengan teknologi pemeliharaan preventif lainnya. 2026-09-02 10:04:51 |
2026 | 392 |
Kriteria Spesifikasi Khusus Interim |
SKh.1.7.69 Spesifikasi Khusus Interim Baja Struktur untuk Pekerjaan Baja Lainnya
Yang dimaksud dengan Baja Struktur adalah baja yang digunakan untuk struktur jembatan seperti jembatan rangka baja, gelagar baja, gelagar baja komposit, baja struktur untuk jembatan khusus, elemen baja, seperti pelat buhul, pelat pengisi, baut, mur, ring, diafragma yang digunakan sebagai suatu bagian dari elemen utama struktur jembatan dan kelengkapan yang menjadi satu kesatuan unit struktur seperti sandaran, pipa drainase, landasan, sambungan siar muai tertutup sesuai dengan celah dan pergerakan struktur, dan setiap pelaksanaan baja tambahan yang tidak disyaratkan lain, termasuk struktur baja untuk pekerjaan baja lainnya, semua sesuai dengan Spesifikasi dan Gambar. 2026-09-01 16:56:57 |
2026 | 389 |
Petunjuk Teknis |
SOP/UPM/DJBM-217 tentang Standar Operasional Prosedur Penilaian Usulan Program Pembangunan Jalan Direktorat Jenderal Bina Marga
Standar Operasional Prosedur ini mencakup tahapan penilaian prioritas usulan program pembangunan jalan, mulai dari inventarisasi dan identifikasi dokumen Readiness Criteria oleh Bidang Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur Jalan atas usulan kegiatan dari Satker P2JN dan Satker PJN, penilaian dan pengusulan pada tingkat Balai, evaluasi pada tingkat Direktorat, sampai dengan penyampaian daftar usulan program prioritas pembangunan jalan kepada Direktur Jenderal Bina Marga. Usulan yang bersumber dari diskresi, arahan pimpinan, penugasan khusus, atau kegiatan nonreguler berada di luar ruang lingkup SOP ini. 2026-08-28 19:01:58 |
2026 | 179 |
Pedoman Teknis Bidang Jembatan dan Terowongan
Kriteria Spesifikasi Khusus Interim
Kriteria Spesifikasi Khusus Interim
Pedoman Teknis Bidang Jembatan dan Terowongan
Pedoman Teknis Bidang Jalan
Kriteria Spesifikasi Khusus Interim
Kriteria Spesifikasi Khusus Interim
Kriteria Spesifikasi Khusus Interim
Kriteria Spesifikasi Khusus Interim
Petunjuk Teknis