NSPK

Beranda Produk Semua
Beranda Produk Semua
 

NSPK - Semua   |   Rekap NSPK

Kategori Judul Dokumen Tahun Viewed

Kriteria Spesifikasi Khusus Interim
SKh.1.6.40 Spesifikasi Khusus Interim Lapis Tipis Aspal Beton (LATASTON) atau Hot Rolled Sheet (HRS) Asbuton Butir

a). Spesifikasi ini mencakup pekerjaan lapis tipis aspal beton (Lataston) atau Hot Rolled Sheet (HRS) menggunakan Asbuton Butir B 50/30 yang selanjutnya disebut HRS Asbuton Butir B 50/30. Dua jenis campuran dicakup dalam Spesifikasi Khusus ini, yaitu HRS Fondasi Asbuton Butir B 50/30 (HRS-Base Asbuton Butir B 50/30) dan HRS Asbuton Butir B 50/30 Lapis Aus (HRS Wearing Course Asbuton Butir B 50/30, HRS-WC Asbuton Butir B 50/30) dengan ukuran maksimum agregat masing-masing campuran adalah 19 mm; b). HRS-Base Asbuton Butir B 50/30 mempunyai proporsi fraksi agregat kasar lebih besar daripada HRS-WC Asbuton Butir B 50/30. c). Untuk mendapatkan hasil yang memuaskan, maka campuran harus dirancang sampai memenuhi semua ketentuan dalam Spesifikasi Umum dengan kunci utama yaitu gradasi yang benar-benar senjang.  

2026-09-02 10:09:28
2026 75

Kriteria Spesifikasi Khusus Interim
SKh.1.4.16 Spesifikasi Khusus Interim Lapis Tipis Beton Aspal (AC-WC Tipis Atau LTBA) Asbuton Butir

a). Pekerjaan Lapis Tipis Aspal Beton Asbuton Butir (AC-WC) atau Lapis Tipis Beton Aspal Asbuton Butir (LTBA Asbuton Butir) adalah LTBA sebagaimana yang diuraikan dalam Spesifikasi Umum Seksi 4.7 namun dengan penggunaan Asbuton Butir B 5/20 atau Asbuton Butir B 50/30 dengan kartakteristik dan cara penggunaan sesuai Spesifikasi Umum Seksi 6.5; b). Pekerjaan Lapis Tipis Beton Aspal (LTBA) yang digunakan dimaksud dalam Spesifikasi ini adalah LTBA-B Halus dan LTBA-B Kasar dengan ukuran nominal agregat 9,5 mm, diterapkan pada jalan dengan perkerasan beraspal dalam kondisi pelayanan mantap, sesuai dengan lokasi yang sudah ditetapkan di dalam Gambar. c). LTBA-B Halus dengan tumbukan 50x2 dapat digunakan untuk lapis permukaan yang lebih lentur dari LTBA-B Kasar dengan tumbukan 75x2, sebagai pengganti Lataston-Lapis Aus (Lataston-WC) jika tidak terdapat sumber pasir alam halus di lokasi pekerjaan tersebut. d). LTBA-B Halus lebih lentur dibanding LTBA-B Kasar, secara struktural keduanya tidak jauh berbeda. Namun, LTBA-B Kasar lebih tahan terhadap alur. e). Pekerjaan Lapis Tipis Aspal Beton Asbuton Butir (AC-WC) atau Lapis Tipis Beton Aspal Asbuton Butir (LTBA Asbuton Butir) ini digunakan untuk menanggulangi kerusakan permukaan jalan seperti alur (rutting), pelepasan butir (raveling), retak, dan memiliki fungsi sebagai lapisan fungsional serta lapis kedap air serta digunakan untuk pekerjaan pemeliharaan preventif yang tidak dapat ditangani dengan teknologi pemeliharaan preventif lainnya.

2026-09-02 10:04:51
2026 72

Kriteria Spesifikasi Khusus Interim
SKh.1.7.69 Spesifikasi Khusus Interim Baja Struktur untuk Pekerjaan Baja Lainnya

Yang dimaksud dengan Baja Struktur adalah baja yang digunakan untuk struktur jembatan seperti jembatan rangka baja, gelagar baja, gelagar baja komposit, baja struktur untuk jembatan khusus, elemen baja, seperti pelat buhul, pelat pengisi, baut, mur, ring, diafragma yang digunakan sebagai suatu bagian dari elemen utama struktur jembatan dan kelengkapan yang menjadi satu kesatuan unit struktur seperti sandaran, pipa drainase, landasan, sambungan siar muai tertutup sesuai dengan celah dan pergerakan struktur, dan setiap pelaksanaan baja tambahan yang tidak disyaratkan lain, termasuk struktur baja untuk pekerjaan baja lainnya, semua sesuai dengan Spesifikasi dan Gambar.

2026-09-01 16:56:57
2026 115

Surat Edaran Direktur Jenderal
Surat Edaran Direktur Jenderal Bina Marga Nomor 23/SE/Db/2026 tentang Pedoman Kriteria dan Tolok Ukur Penilaian Kegagalan Bangunan Jalan, Jembatan, dan Terowongan

Lingkup Surat Edaran ini memuat: 1). ketentuan indikator teknis dan tata cara penilaian kegagalan bangunan jalan, jembatan, dan terowongan; dan 2). ketentuan lebih rinci mengenai kriteria dan tolok ukur penilaian kegagalan bangunan jalan, jembatan, dan terowongan yang dimuat dalam Lampiran merupakan bagian tidak terpisahkan dari Surat Edaran Direktur Jenderal ini.

2026-08-28 17:21:28
2026 332

Surat Edaran Direktur Jenderal
Surat Edaran Direktur Jenderal Bina Marga Nomor 21/SE/Db/2026 tentang Pedoman Perhitungan Estimasi Biaya Pemulihan Infrastruktur pada Jalan Nasional dengan Pemasangan dan Pemanfaatan Sistem Weigh-In-Motion

Lingkup Surat Edaran ini meliputi: 1. Istilah, definisi, dan prinsip perhitungan BPI; 2. Acuan teknis pemanfaatan sistem WIM dan persyaratan mutu data; 3. Kebutuhan, pengumpulan, dan integrasi data historis; 4. Metode perhitungan estimasi BPI indikatif; 5. Tahapan uji coba dan evaluasi kelayakan; 6. Tugas dan tanggung jawab unit kerja; dan 7. Pemantauan, evaluasi, pengelolaan, dan pelaporan.

2026-08-28 14:21:59
2026 120

Kriteria Spesifikasi Khusus Interim
SKh.1.7.68 Spesifikasi Khusus Interim Selubung Baja (Casing) untuk Tiang Bor Beton

Ketentuan pada Pasal 7.6.1.1) dari Spesifikasi Umum berlaku dengan tambahan ketentuan berikut: Pekerjaan Tiang Bor Beton Cor Langsung Di Tempat dengan Selubung Baja (casing) Permanen mencakup penyediaan dan pemasangan selubung baja (casing) permanen pada lokasi khusus berikut: Tanah yang Mudah Runtuh: Pasir lepas atau tanah lempung organik lunak yang tidak dapat mempertahankan bentuknya memerlukan casing permanen untuk mencegah lubang bor runtuh sebelum beton dicor. Permukaan Air Tanah Tinggi dan adanya Tekanan Artesis: Di daerah dengan aliran air tanah yang sangat deras, lubang bor tanpa casing dapat mengalami erosi tanah atau intrusi air yang merusak campuran beton. Casing permanen secara efektif mengisolasi tiang dari tekanan ini. Tanah atau Air Korosif: Di lingkungan laut, dekat dasar sungai, atau di tanah dengan kandungan sulfat atau klorida yang tinggi, casing baja permanen memberikan penghalang penting untuk melindungi beton bertulang dari degradasi kimia. Terdapat Panjang Jepit Bebas yang Tidak Ditahan: Jika tiang bor menerus di atas permukaan tanah (seperti pilar jembatan yang muncul dari dasar sungai atau berada zona gerusan) atau melewati lapisan lumpur yang sangat lunak, casing permanen memberikan dukungan lateral yang diperlukan.

2026-08-27 16:28:32
2026 177

Kriteria Spesifikasi Khusus Interim
SKh.1.7.66 Spesifikasi Khusus Interim Serat Makro Sintesis

a). Pekerjaan ini mencakup penggunaan dan tata cara pencampuran serat makro sintetis dalam pembuatan beton normal. Serat makro sintetis tersebut diterapkan pada pekerjaan beton normal dengan dimensi atau permukaan yang luas seperti perkerasan kaku dan/atau pelat lantai jembatan (slab). b). Penambahan serat makro sintetis ke dalam campuran beton bertujuan untuk meningkatkan kekuatan dan performa pasca-retak (post-cracking performance), yang meliputi kuat lentur, daktilitas, dan/atau ketangguhan lentur (flexural toughness). Implementasi dan persyaratan kinerja spesifik harus sesuai dengan detail yang disyaratkan dalam Gambar. c). Serat makro sintetis dalam Spesifikasi Khusus ini terbuat dari bahan resin Polypropilena dan Polyetilena yang berfungsi sebagai bahan tambahan untuk meningkatkan kinerja beton dengan bentuk, ukuran, dan kekuatan sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Spesifikasi Khusus ini. d). Pekerjaan ini meliputi pengadaan serat makro sintetis, pencampuran, penghamparan, dan pengujian beton yang ditambahkan serat makro sintetis dalam proses pencampurannya.

2026-08-18 14:48:02
2026 323
Kriteria Spesifikasi Khusus Interim
SKh.2.6.10 Campuran Beraspal Panas Menggunakan Limbah Plastik

a). Standar ini menetapkan persyaratan bahan dan persyaratan campuran beraspal panas bergradasi menerus (Laston) menggunakan limbah plastik untuk lapis aus (wearing course), lapis antara (binder course), dan untuk lapis fondasi (base course). b). Limbah plastik yang digunakan dalam Spesifikasi Khusus ini adalah  limbah plastik kresek yang termasuk jenis Low Density Polyethilene (LDPE) atau High Density Polyethylene (HDPE) yang sudah dipilah, dicacah, dan dicuci di pabrik pemrosesan. c). Spesifikasi Umum yang digunakan untuk dokumen ini adalah Spesifikasi Umum 2025 untuk Pekerjaan Konstruksi Jalan dan Jembatan.

2026-08-06 10:59:39
2026 474
Kriteria Spesifikasi Khusus
Spesifikasi Khusus Galian Biasa untuk Timbunan Tambahan Sementara Sebagai Material Surcharge

Spesifikasi Khusus Galian Biasa untuk Timbunan Tambahan Sementara Sebagai Material Surcharge, terdiri atas 1. SS4.02 Umum; 2. SS4.03 Galian Biasa (Common Excavation), Galian Batu Lunak, Galian Perkerasan Berbutir, dan Galian Perkerasan Beton; 3. SS4.06 Pembentukan Timbunan Badan Jalan dan Daerah Urugan; 4. SS4.16 Timbunan Tambahan Sementara sebagai Material Surcharge

2026-07-29 08:36:07
2026 531
Peraturan Menteri
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 12 Tahun 2026 tentang Pengambilalihan dan Pengoperasian Jalan Tol Setelah Masa Konsesi Berakhir

Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.

2026-07-27 15:12:47
2026 257