Berita

Beranda Berita Kementerian PU Pulihkan Jalan Amblas Pameu-Genting Gerbang Aceh Tengah
Beranda Berita Kementerian PU Pulihkan Jalan Amblas Pameu-Genting Gerbang Aceh Tengah

Kementerian PU Pulihkan Jalan Amblas Pameu-Genting Gerbang Aceh Tengah

  •  23 Jan 2026
  • Berita/Umum
  • 11 viewed
Foto: Kementerian PU Pulihkan Jalan Amblas Pameu-Genting Gerbang Aceh Tengah

Penanganan longsoran yang menyebabkan badan jalan amblas di ruas Pameu-Genting Gerbang, Kecamatan Rusip Antara, Kabupaten Aceh Tengah, dilakukan secara intensif oleh petugas Ditjen Bina Marga, Kementrian PU.

 

Lokasi pekerjaan berada di STA 48+725, yang sempat mengalami putus total akses akibat bencana banjir dan longsor yang terjadi pada akhir November 2025.

 

PPK 3.2 Satker PJN Wilayah III BPJN Aceh, Ditjen Bina Marga, Kementerian PU, Chandra Irawan menjelaskan, upaya penanganan telah dimulai sejak awal Desember 2025. Langkah awal difokuskan  dengan pembukaan akses jalan yang tertimbun longsor, sekaligus membentuk kembali badan jalan yang amblas.

 

“Kami sampaikan saat ini kita berada pada ruas Pameu - Genting Gerbang, tepatnya di STA 48+725. Ini adalah penanganan longsoran di badan jalan yang amblas akibat bencana," katanya, Selasa, 20 Januari 2026.

 

Pada fase tanggap darurat, kata Chandra, pekerjaan dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan puluhan alat berat dan ratusan pekerja.

 

“Kami hadir di awal bulan Desember 2025. Pengerjaan kita lakukan terus-menerus, mulai dari

membuka akses yang tertimbun longsor hingga membentuk kembali badan jalan baru yang amblas," ujarnya.

 

Menurut Chandra, sebanyak 32 unit alat berat dikerahkan dalam proses tersebut, mulai dari ekskavator, buldoser, motor grader, dump truck, hingga vibrator roller untuk pemadatan badan jalan.

 

“Untuk tahap tanggap darurat, kita melaksanakan pekerjaan ini dengan jumlah alat sebanyak 32 unit. Pekerjaannya melibatkan kurang lebih 120 orang, dengan operator sebanyak 35 orang setiap saat. Pengawasan dilakukan oleh tim dari PU dan dari PJ Adi Karya,” ungkapnya.

 

Akibat longsoran tersebut, akses jalan sempat terputus total hampir satu bulan. Namun, secara bertahap akses kembali dibuka.

 

“Akses terputus total hampir satu bulan. Roda dua sudah bisa tembus ke Kota Takengon pada tanggal 17 Desember 2025, kemudian roda empat baru bisa tembus pada tanggal 27 Desember 2025," jelas Chandra.

 

Untuk penanganan permanen, terdapat lima titik longsoran yang akan dikerjakan secara menyeluruh dengan target penyelesaian dalam empat bulan ke depan.

 

“Untuk target penyelesaian lima titik longsoran permanen ini, kita harapkan empat bulan ke depan, di bulan Mei, sudah bisa selesai,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, konstruksi permanen akan dilakukan dengan pemasangan buis beton dan bronjong guna memperkuat tebing jalan agar tidak kembali amblas.

 

“Jalan ini akan kita lakukan konstruksi dengan buis beton, kemudian di atasnya kita pasang bronjong untuk perkuatan tebing jalan supaya tidak amblas lagi,” kata Chandra.

 

Dengan penanganan tersebut, diharapkan ruas Pameu-Genting Gerbang dapat kembali berfungsi normal dan aman bagi pengguna jalan dalam jangka panjang.

 

Selain itu, normalisasi sungai juga dilakukan untuk mencegah aliran air menggerus badan jalan.

 

“Untuk normalisasi sungai, kita arahkan pelurusan alur sungai agar tidak menggerus badan jalan yang sedang kita kerjakan. Muka air normal, muka air banjir, dan elevasi sudah kita perhitungkan, kemudian kita proteksi dengan buis beton,” tukasnya.