Berita

Beranda Berita Wakil Menteri PU Percepat Perbaikan Jalan Pantura, Targetkan Kondisi Optimal Sebelum Lebaran
Beranda Berita Wakil Menteri PU Percepat Perbaikan Jalan Pantura, Targetkan Kondisi Optimal Sebelum Lebaran

Wakil Menteri PU Percepat Perbaikan Jalan Pantura, Targetkan Kondisi Optimal Sebelum Lebaran

  •  19 Feb 2025
  • Berita/Umum
  • 435 viewed
Foto: Wakil Menteri PU Percepat Perbaikan Jalan Pantura, Targetkan Kondisi Optimal Sebelum Lebaran

Semarang - Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti menyampaikan dalam kunjungan kerjanya di jalur Pantura Barat - Jawa Tengah bahwa perbaikan jalan terus dilakukan untuk memastikan jalur tersebut tetap aman dan nyaman saat mudik lebaran 2025. Penanganan di jalur Pantura yang dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Bina Marga dilakukan mulai dari Jakarta hingga ke Banyuwangi.

“Tadi saya mencoba masuk mulai dari Weleri sampai ke Pekalongan melalui jalan nasional dan kita sebenarnya sudah melakukan perbaikan-perbaikan untuk lubang-lubang yang kemarin sempat viral. Lubang-lubang ini kita coba tutup, sudah kita lakukan penutupan dengan patching-patching. Mudah-mudahan sampai dengan H-10 nanti sebelum lebaran, insyaAllah nanti sudah rata, jadi tidak ada lubang-lubang lagi,” ujar Wamen Diana, Selasa (18/02/25).

Berdasarkan data Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah -D.I. Yogyakarta tercatat sejak awal Januari 2025 hingga kemarin (17/2) di wilayah Pantura Barat khususnya Pemalang – Pekalongan – Batang - Weleri telah dilakukan penanganan perbaikan perkerasan jalan oleh PPK 1.2 Provinsi Jawa Tengah di 4409 titik lubang. Saat ini tersisa 330 lubang yang masih dalam proses penanganan di sepanjang ruas tersebut. Tidak menutup kemungkinan lubang akan bertambah di saat musim hujan.

Dalam kunjungan tersebut Wamen Diana juga menyoroti kondisi ruas jalan Bts Kota Batang – Bts Kab. Kendal KM 87 di wilayah Kademan Kabupaten Batang yang mengalami permasalahan drainase akibat pembangunan di bahu jalan oleh pedagang.

“Kalau saya lihat itu masalah drainasenya. Dan disitu kan sering terjadi kendaraan-kendaraan ini kan berhenti di bahu jalan. Nah, bahu jalan itu akhirnya kan dibangun juga oleh pedagang-pedagang semakin tinggi sehingga drainasenya tertutup. Ya mungkin itu yang perlu kita perbaiki,” pungkasnya.

Wamen menambahkan, dengan upaya percepatan perbaikan yang dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBPJN diharapkan jalur Pantura siap digunakan secara optimal saat arus mudik Lebaran.

Kepala BBPJN Jawa Tengah – D.I. Yogyakarta, Khusairi menjelaskan telah dilakukan penanganan dengan rutin kondisi melalui metode patching dan sapu lobang (salob), memanfaatkan material tambalan cepat mantap (TCM), bongkaran aspal dengan CMM dan hotmix di sepanjang Pantura Barat.

“Selain itu, beberapa perbaikan juga mendapatkan dukungan dari program CSR. Hal ini sebagai langkah percepatan perbaikan di tengah keterbatasan anggaran yang ada,” terangnya.

Khusairi menambahkan, untuk meningkatkan kewaspadaan para pengguna jalan, sejumlah titik rawan kerusakan yang belum tertangani perbaikan diberi rambu-rambu peringatan jalan rusak.

 

Turut hadir mendampingi Wamen Diana, Plt. Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah I Nyoman Suaryana, Kepala BBPJN Jawa Tengah – DI Yogyakarta Khusairi, Kasubdit Ic Agung Hari, Kepala Bidang Preservasi I BBPJN Jawa Tengah – DI Yogyakarta Tri Bakti Mulianto, Kepala Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Provinsi Jawa Tengah Syidik Hidayat, PPK 1.1 Provinsi Jawa Tengah Agus Yunanto, 1.2 Provinsi Jawa Tengah Christanto Yudha dan PPK 1.3 Provinsi Jawa Tengah Awang Nofika.