Home Logo

ID EN

Perlancar Konektivitas Pansela Jabar, Bina Marga Bangun Jembatan Cisokan Cianjur


 08 Juli 2021 |   Berita/Umum |   81

Perlancar Konektivitas Pansela Jabar, Bina Marga Bangun Jembatan Cisokan Cianjur
Foto: Perlancar Konektivitas Pansela Jabar, Bina Marga Bangun Jembatan Cisokan Cianjur

Untuk memperlancar konektivitas di jalur Pantai Selatan (Pansela) Jawa Barat, Direktorat Jenderal Bina Marga tengah membangun duplikasi Jembatan Cisokan di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Duplikasi jembatan dilakukan karena jembatan Cisokan eksisting merupakan tipe jembatan Callender Hamilton (CH) yang dibangun pada tahun 1986 dan lebar jembatan tidak memungkinkan untuk dilalui oleh kendaraan dari dua arah secara bersamaan.

 

“Jembatan Cisokan yang lama lebarnya hanya 3,5 meter, jadi kendaraan yang lewat harus bergantian, tidak bisa digunakan berbarengan dari dua arah. Jadi kalau berpapasan di tengah jembatan, salah satu kendaraan harus mundur,” jelas Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.4 Provinsi Jawa Barat, Marnala R Chandra saat dihubungi via telpon pada Rabu (07/07/21).

 

Sebagai informasi, Jembatan Cisokan yang sedang dalam tahap konstruksi merupakan tipe rangka baja dengan panjang 60 meter. Jembatan ini memiliki lebar total 9 meter yang terdiri dari lebar badan jalan 7 meter dan lebar trotoar 2 meter.

 

Konstruksi Duplikasi Jembatan Cisokan akan memakan waktu 180 hari. Pekerjaan dimulai pada akhir Mei 2021 dan ditargetkan selesai pada akhir November 2021. PPK 2.4 Provinsi Jawa Barat memastikan bahwa konstruksi jembatan tidak akan mengganggu arus lalu lintas.

 

“Jembatan yang baru dibangun di sebelah jembatan lama, jadi selama masa konstruksi, kendaraan masih bisa melewati jembatan yang lama sehingga tidak ada pengalihan arus lalu lintas,” tuturnya.

 

Chandra mengatakan bahwa ketika jembatan yang baru sudah selesai dibangun, maka jembatan Cisokan yang lama akan dibongkar, sehingga seluruh kendaraan yang lewat pada ruas jalan ini akan melalui jembatan baru.

 

“Jembatan Cisokan yang lama kan usianya sudah tidak muda lagi, dan pasti ada biaya yang dikeluarkan untuk pemeliharaan. Makanya setelah jembatan yang baru jadi, rencananya jembatan lama akan dibongkar untuk efisiensi angaran,” pungkas Chandra. (Gir)