Home Logo

ID EN

Penggantian Jembatan Sei Poro CS Perlancar Akses Angkutan Logistik Riau – Sumatera Barat


 20 Mei 2021 |   Berita/Umum |   145

Penggantian Jembatan Sei Poro CS Perlancar Akses Angkutan Logistik Riau – Sumatera Barat
Foto: Penggantian Jembatan Sei Poro CS Perlancar Akses Angkutan Logistik Riau – Sumatera Barat

Dalam rangka pengembangan konektivitas wilayah dan memperlancar distribusi logistik, Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Riau membangun 3 duplikasi jembatan yang berada di ruas Bts. Kampar – Bts. Kota Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau. Ketiga duplikasi jembatan tersebut adalah Jembatan Sei Poro, Sei Belanti, dan Sei Bakan. Masing-masing konstruksi jembatan berada di samping jembatan eksisting dengan tujuan untuk mengurangi beban lalu lintas jembatan lama yang tetap difungsikan.

 

“Konstruksi penggantian Jembatan Sei Poro CS bertujuan untuk mewujudkan suatu jaringan jalan yang mantap, juga untuk mengurangi beban konstruksi jembatan eksisting, yakni jembatan CH (Callender Hamilton) yang umurnya sudah melebihi 40 tahun,” jelas Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.4 Provinsi Riau, Syamsurizal.

 

Ketiga duplikasi jembatan tersebut merupakan satu paket kontrak pekerjaan Penggantian Jembatan Sei Poro CS yang dananya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp. 25,6 miliar. Pekerjaan dimulai sejak Januari 2020 dan selesai pada Maret 2021.

 

Sebagai informasi, konstruksi Penggantian Jembatan Sei Poro CS menggunakan tipe balok girder beton. Ketiga jembatan memiliki bentang yang beragam. Jembatan Sei Poro memiliki bentang 30 m dan lebar 10 m, Jembatan Sei Belanti memiliki bentang 25 m dan lebar 10 m, sementara Jembatan Sei Bakan memiliki bentang 35,80 m dan lebar 10 m.

 

“Saat ini jembatan-jembatan tersebut sudah berfungsi dan bisa dilalui oleh masyarakat. Adanya duplikasi jembatan akan membantu mengurangi kemacetan akibat tingginya arus lalu lintas harian serta mempermudah akses angkutan logistik dari Provinsi Riau menuju Sumatra Barat maupun arah sebaliknya,” pungkas Syamsurizal. (Gir)