Home Logo

ID EN

Komisi V DPR Serap Masukan Pembangunan Infrastruktur Kota Depok


 22 Februari 2017 |   Berita/Umum |   280

Komisi V DPR Serap Masukan Pembangunan Infrastruktur Kota Depok
Foto: Komisi V DPR Serap Masukan Pembangunan Infrastruktur Kota Depok

Komisi V DPR-RI melakukan kunjungan kerja spesifik ke Kota Depok pada Senin (20/2). Pada kesempatan tersebut, para anggota Komisi V DPR mendengarkan masukan dari Pemerintah Kota Depok mengenai pembangunan beberapa infrastruktur.

Lokasi pertama yang didatangi rombongan adalah Terminal Jatijajar. Meskipun pembangunan terminalnya sudah rampung, namun belum bisa operasional karena sarana dan prasarana terminal belum siap. Ketua Tim Rombongan Komisi V DPR RI Sigit Sosiantomo mendukung percepatan operasionalisasi Terminal Jatijajar.
 
Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna mengatakan,  Terminal Jatijajar telah selesai dibangun oleh dengan biaya Rp220 miliar namun pengoperasiannya terkendala dengan ketentuan kewenangan pengelolaan terminal tipe A dan belum selesainya pembangunan infrastruktur pendukung terminal. Prasarana yang dibutuhkan antara lain jembatan akses dan jalan tembus Jatijajar - Jagorawi.
 
"Usulan pembangunan jembatan akses Terminal Jatijajar dan jalan tembus jatijajar-cimanggis merupakan sesuatu yang baru diketahui di kunjungan ini sehingga belum ada alokasi dana untuk kedua kegiatan tersebut," jelas Sigit.

Kepala  Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional  (BBPJN) Bambang Hartadi yang ikut mendampingi kunjungan kerja Komisi V DPR menyatakan hal yang senada. Dirinya baru mengetahui usulan pembangunan jembatan akses Terminal Jatijajar dan jalan tembus Terminal Jatijajar - Jagorawi pada saat kunjungan spesifik tersebut.
 
"Kami akan melaporkan dahulu mengenai usulan pembangunan tersebut ke Ditjen Bina Marga untuk dipelajari. Hal ini mengingat dana yang dibutuhkan untuk pembangunan tersebut cukup besar," sebut Bambang.
 
Menanggapi mengenai pengalokasian anggaran oleh Pemkot Depok, Sigit dan Bambang  menyarankan agar Pemerintah Kota Depok tetap mengalokasikan dana untuk pembebasan tanah meskipun  pembangunan jembatan dan jalan akses untuk terminal diusulkan untuk dilakukan oleh Pemerintah Pusat.
 
Walaupun usulan pembangunan infrastruktur pendukung masih perlu dipelajari lebih lanjut , Sigit mengingatkan agar proses administrasi serah terima Terminal Jatijajar dari Pemerintah Kota Depok ke Pemerintah Pusar dapat dipercepat untuk menghindari mangkraknya terminal  tersebut.
 
Dalam kesempatan tersebut, Pemkot Depok juga mengusulkan pembangunan infrastruktur di wilayahnya. Untuk bidang Bina Marga, mereka mengusulkan antara lain pelebaran jalan raya Sawangan, penanganan lintas sebidang di Markaswangi, underpass Citayam dan penataan simpang Mampang-Sengon. (KompuBM)