Home Logo

ID EN

Dukung MotoGP 2021, Paket Jalan Bypass BIL – Mandalika Dikebut


 15 Desember 2020 |   Berita/Umum |   1411

Dukung MotoGP 2021, Paket Jalan Bypass BIL – Mandalika Dikebut
Foto: Dukung MotoGP 2021, Paket Jalan Bypass BIL – Mandalika Dikebut

Lombok - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Direktorat Jenderal Bina Marga terus melanjutkan pembangunan infrastruktur Jalan dan Jembatan di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Salah satu  Pembangunan yang saat ini dilakukan yaitu pembangunan Jalan Bypass Bandara Internasional Lombok (BIL) – Mandalika khusus untuk rencana pelaksanaan MotoGP di Mandalika. Pembangunan jalan Bypass BIL – Mandalika ini akan meningkatkan konektivitas dari Bandara Internasional Lombok ke Kawasan Wisata Mandalika guna mendukung akses menuju sirkuit MotoGP.

Pembangunan Jalan Bypass Bill – Mandalika tersebut terdiri dari tiga paket pekerjaan yaitu Mandalika I, Mandalika II dan Mandalika III. Paket pembangunan jalan tersebut dikerjakan oleh tiga kontraktor yaitu yang pertama Nindya Karya Bumi Agung KSO, yang kedua Adhi Metro KSO dan yang ketiga PT Yasa Patria Perkasa. Total Panjang Pembangunan Jalan Bypass BIL – Mandalika sendiri yaitu 17,363 km yang terdiri dari paket Mandalika I panjang penanganan jalan nya 4,3 KM, untuk paket Mandalika II panjang penanganannya 9,7 KM dan paket Mandalika III sepanjang 3,363 KM. 

Untuk tandatangan kontrak paket Mandalika I dimulai dari 5 Oktober 2020, paket Mandalika II di tanggal 20 Oktober 2020 dan paket Mandalika III baru saja tanggal 3 Desember 2020. Nilai kontrak untuk paket Mandalika I sebesar Rp 181 Miliar, Paket Mandalika II sebesar Rp 321 Miliar dan paket Mandalika III sebesar Rp 138 Milliar. 

Saat di wawancara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)  1.1 BPJN NTB Andhika Tommy Ardiansyah mengatakan untuk Progress Pembangunan Jalan Bypass BIL - Mandalika per 10 Desember untuk paket Mandalika I sudah 9,4%, untuk paket Mandalika II sudah 5,2%, sedangkan untuk paket Mandalika 3 karena baru dimulai yaitu 0.8%. Andhika juga mengatakan ada notulen rapat dari Kantor Staf Presiden agar jalan tersebut bisa fungsional atau bisa di lewatin itu di awal Agustus 2021, karena di bulan tersebut rencana trial MotoGP Race Mandalika. Sedangkan untuk PHO sendiri tetap sesuai dengan masa pelaksanaan masing-masing kontrak yaitu untuk paket Mandalika I di 5 Oktober 2021, untuk paket Mandilaka II di 20 Oktober 2021 dan untuk paket  Mandalika3 di III Desember 2021, “jelasnya.

Dalam Pembangunan Jalan Bypass BIL – Mandalika tersebut di dalamnya terdapat pembagunan 11 Overpass. Pembangunan Overpass pertama ada di STA 0.500 untuk akses jalan ke bandara (Jalan Inspeksi). Sedangkan Overpass ke-2 di STA 2.100 akses jalan ke Desa Ketare, untuk yang ke-3 rencana ada di STA 4.600 masuk di wilayah paket 2. Selanjutnya ada di STA 6.800, di STA 7.750, di STA 9.300, di STA 10.600, di STA 14.450, di STA 14.800, di STA 15.500 dan terakhir di STA 17. Secara keseluruhan total ada 11 overpass dengan tiga tipe jembatan dan delapan tipe box culvert. 

Tantangan dalam pembangunan jalan Bypass BIL - Mandalika salah satunya jenis tanah yang membutuhkan penanganan khusus. Di paket Mandalika 1 dari STA 0 – 4.300 jenis tanah ekspansif menuntut kita untuk treatmen khusus, “ucap Tommy. Kami memasang geomembrane tipe PVC. Geomembrane ini memang khusus karena dia komposit. Komposit nya dengan geotextile. Tengah nya geomembrane PVC  dilapisi geotextille untuk melindungi dari tusukan-tusukan batu atau akar dari bawah jika masih ada. Treatmen tersebut juga diberlakukan juga untuk paket 2 dari STA 4.300 – 5.300. Dari segi pembebasan lahan sendiri secara umum di dalam trase sudah selesai. Komunikasi dengan pemerintah daerah juga cukup baik, dari awal mereka sangat mengawal pembebasan lahan, “tutup Tomi. (rko)