Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Tengah - DI Yogyakarta

Presiden Prabowo Resmikan KEK Industropolis Batang, Dukung Investasi dan Serap Ribuan Tenaga Kerja


Jum'at, 21/03/2025 00:00:00 WIB |   Berita/Umum |   35

Batang – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, Kamis (20/3). KEK Industropolis Batang ini merupakan transformasi Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang yang sebelumnya ditetapkan melalui Perpres Nomor 106 Tahun 2022 tentang Percepatan Investasi Melalui Pengembangan Kawasan Industri Terpadu Batang di Provinsi Jawa Tengah. 

“Investasi-investasi yang akan kita laksanakan mulai tahun ini nantinya buahnya adalah hilirisasi supaya nilai tambah semua bahan baku kita bisa dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia. Juga lapangan kerja yang kita hitung dalam lima tahun yang akan mendatang mencapai 8 juta lapangan kerja” tambahnya.

Presiden Prabowo optimis melalui industrialiasi dan hilirisasi di KEK Industropolis Batang ini mampu memperkuat daya saing industri nasional dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. 

“Kita lagi membangun puluhan KEK lagi dan kita harus berani untuk mengejar apa yang telah dilakukan oleh tetangga-tetangga kita. kita tidak boleh malu untuk belajar dari contoh yang berhasil. karena tujuan kita adalah membangun kesejahteraan untuk seluruh rakyat indonesia. Kita harus menghilangkan kemiskinan dari bumi Indonesia.” ujar Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo juga menyampaikan penghargaan kepada pemerintahan terdahulu dan semua pihak yang telah bekerja keras untuk mewujudkan KEK Industropolis Batang. Kawasan ini yang diharapkan bisa menjadi Shenzhen-nya Indonesia dengan fokus di bidang manufaktur, logistik dan distribusi.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang turut hadir dalam acara tersebut menyoroti pentingnya peran infrastruktur di KEK Industropolis Batang.

"Jalan-jalannya, konektivitas, hingga kelancaran distribusi logistik menjadi faktor kunci dalam mendukung efektivitas kawasan ini," jelasnya.

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum telah menyelesaikan berbagai proyek infrastruktur strategis pada tahun 2021 hingga 2023 dengan total biaya Rp3,36 T yang menjadi tulang punggung operasional KEK Industropolis Batang. Infrastruktur yang telah dibangun tersebut antara lain penyediaan air baku melalui tampungan reservoir barat 349.670 m³ dan reservoir timur 692.132 m³ yang mampu mengalirkan air dengan kapasitas 285 liter/detik dan volume, pembangunan drainase utama untuk pengendalian air sungai, pembangunan jalan KIT Batang tahap I sepanjang 50,2km, Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) berkapasitas 18.000 m³.hari dengan jaringan perpipaan sepanjang 18km, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Fase 1 berkapasitas layanan 35 ton/hari, serta Instalasi Pengolahan Air (IPA) dan jaringan perpipaan SPAM Fase 1 berkapasitas 285 liter/detik dengan daya tamping reservoir 4.500 m³. Seluruh infrastruktur tersebut dalam kondisi siap digunakan.

AHY juga menegaskan bahwa Kemenko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan sangat mendukung pengembangan KEK tidak hanya di Jawa Tengah, tetapi juga di berbagai wilayah lainnya. Dukungan tersebut meliputi peningkatan konektivitas serta kepastian lahan dari Kementerian ATR/BPN agar pembangunan berjalan lancar tanpa kendala.

"Infrastruktur ini adalah proses berkelanjutan. Apa yang sudah direncanakan di masa pemerintahan yang lalu dan bahkan yang sudah berjalan harus terus kita kawal hingga tuntas. Kita juga perlu melakukan evaluasi dan peninjauan ulang atas semua yang telah dilakukan, termasuk menentukan prioritas untuk lima tahun ke depan. Tentunya Pak Prabowo memiliki beberapa prioritas, termasuk swasembada pangan, energi, dan industrialisasi. Untuk mendukung semua itu, investasi perlu kita dorong dengan kesiapan infrastruktur yang memadai," pungkas AHY.

Turut hadir dalam acara tersebut Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan, Jajaran Direksi PT KIT Batang dan para investor.

Dengan diresmikannya KEK Industropolis Batang, kawasan ini diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang berkontribusi signifikan terhadap pembangunan nasional dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah Jawa Tengah.