Home Logo

BPJN Aceh Dampingi Komisi V DPR RI Bahas Rencana Peningkatan Infrastruktur Jalan dan Jembatan


Minggu, 12/10/2025 00:00:00 WIB |   Berita/BPJN Aceh |   268

Banda Aceh, 12 Oktober 2025 — Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh di bawah pimpinan Heri Yugiantoro mendampingi Anggota Komisi V DPR RI, H. Irmawan, dalam rangkaian kunjungan kerja ke sejumlah lokasi infrastruktur strategis di Aceh pada 8–11 Oktober 2025.

Selama empat hari pelaksanaan kegiatan, rombongan melakukan peninjauan ke berbagai titik infrastruktur jalan dan jembatan nasional maupun daerah yang memiliki peran penting dalam peningkatan konektivitas antarwilayah. Beberapa lokasi yang menjadi fokus kunjungan antara lain:

  1. Jembatan Pango, Banda Aceh

  2. Ruas Jalan Krueng Cut – Kajhu, Baitussalam, Aceh Besar

  3. Jalan Tanoh Manyang – Seumira, Teunom, Aceh Jaya

  4. Jalan Kuta Trieng – Kabu Tripa, Nagan Raya

  5. Jalan Penosan – Kedah, Gayo Lues

Dalam kesempatan tersebut, tim teknis BPJN Aceh memberikan paparan mengenai kondisi eksisting di lapangan serta langkah-langkah peningkatan kapasitas dan kualitas infrastruktur yang dapat dilakukan di masing-masing lokasi.

Kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk berdiskusi secara langsung mengenai tantangan pembangunan, termasuk upaya mempercepat pelaksanaan proyek dengan tetap memperhatikan aspek efisiensi, keselamatan, dan kelestarian lingkungan.

Kepala BPJN Aceh, Heri Yugiantoro, menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung setiap program pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“BPJN Aceh terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna mewujudkan pembangunan infrastruktur yang tepat sasaran dan berdaya guna. Setiap dukungan teknis kami arahkan agar perencanaan dan pelaksanaan di lapangan tetap mengedepankan aspek keselamatan serta mutu,” kata Heri.

Selain meninjau proyek jalan dan jembatan, rombongan juga mengunjungi sejumlah infrastruktur lain yang berada di bawah koordinasi sektor Sumber Daya Air (SDA) dan Cipta Karya. Langkah ini mencerminkan sinergi antar-direktorat dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang terintegrasi di Provinsi Aceh.

“Sinergi lintas sektor menjadi kunci agar pembangunan infrastruktur dapat memberikan dampak yang optimal dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Heri.

Hasil dari kunjungan kerja tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan bagi pemerintah dalam menetapkan prioritas penanganan infrastruktur di Aceh. Ke depan, BPJN Aceh akan terus melakukan pendampingan teknis dan pemantauan lapangan untuk memastikan rekomendasi yang dihasilkan dapat diimplementasikan dengan baik.