Komisi V DPR RI dan Wamen PU Tinjau Kerusakan Infrastruktur di Sumatera Barat
Rabu, 10/12/2025 00:00:00 WIB | Berita/Umum | 7
Pada 10 Desember 2025, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat mendampingi Kunjungan Kerja Reses Komisi V DPR RI bersama Wakil Menteri PU, Diana Kusumastuti, dalam rangka peninjauan kondisi infrastruktur dan transportasi di Provinsi Sumatera Barat pasca bencana banjir yang terjadi beberapa waktu lalu.
Rombongan dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ir. Ridwan Bae, didampingi anggota Komisi V DPR RI serta pejabat Kementerian PU. Peninjauan dilakukan di tiga lokasi terdampak banjir, yaitu:
1. Sungai Batang Kuranji, Kota Padang
2. Jalan Lintas Lembah Anai
3. Lokasi jembatan putus di Anduring, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman
Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi infrastruktur pasca banjir serta memastikan capaian penanganan darurat maupun permanen yang telah dan sedang dilaksanakan. Pada kesempatan tersebut, Direktur Pembangunan Jembatan, Rakhman Taufik, ST, M.Sc, memaparkan progres penanganan infrastruktur di kawasan Lembah Anai, termasuk Langkah percepatan pemulihan konektivitas jalan nasional yang terdampak.
Kemudian dalam arahannya, Wakil Menteri PU menegaskan pentingnya penanganan infrastruktur secara komprehensif dengan mempertimbangkan aspek teknis, keselamatan, dan keberlanjutan. Beliau berharap proses rehabilitasi di Sumatera Barat dapat berjalan optimal guna memulihkan aktivitas masyarakat dan mempercepat pemulihan ekonomi daerah.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan di Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VI – Padang. Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Sumatera Barat, Wali Kota Padang , dan Bupati Padang Pariaman. Dalam forum ini, para kepala daerah diberikan ruang untuk menyampaikan aspirasi, kebutuhan, serta kendala terkait penanganan infrastruktur di wilayah masing-masing.
Melalui kunjungan kerja ini, diharapkan sinergi dan koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah semakin menguat, sehingga upaya pemulihan infrastruktur di Provinsi Sumatera Barat dapat dilaksanakan secara lebih cepat, tepat, dan berkelanjutan.
