Sepekan Cuaca Ekstrem, Sejumlah Ruas Jalan Nasional di Aceh Alami Longsor dan Banjir
Rabu, 26/11/2025 00:00:00 WIB | Berita/BPJN Aceh | 113
Banda Aceh, 26 November 2025 – Intensitas hujan tinggi sejak awal pekan berdampak signifikan pada sejumlah ruas jalan nasional di Provinsi Aceh. Laporan dari berbagai PPK menunjukkan terjadinya longsor, banjir, hingga penutupan total jalan di beberapa titik yang menghambat kelancaran arus lalu lintas.
Longsor di Ruas Kota Subulussalam – Batas Sumut
Pada Selasa malam (25/11), terjadi longsor serta pohon tumbang di STA 11+100 yang menutup badan jalan secara total. BPJN Aceh segera mengerahkan alat berat wheel loader untuk pembersihan. Setelah penanganan darurat, lalu lintas kembali terbuka satu lajur meski belum optimal akibat hujan deras dan minim pencahayaan.
Pagi ini, tambahan titik longsor kembali terjadi di STA 12+600, menyebabkan kemacetan total. Alat berat sedang diupayakan menuju lokasi setelah kondisi memungkinkan.
Longsor di Gampong Baro Tangse
Di ruas Keumala–Geumpang, longsor badan jalan terjadi pada STA 30+200 pada Rabu dini hari (26/11). Rambu-rambu dan safety line telah terpasang. Penanganan darurat selanjutnya yang mungkin untuk dilakukan adalah pemasangan sandbag dan mobilisasi alat berat sambil terus memantau kestabilan lereng.
Banjir di Ruas Bakongan dan Subulussalam
Hujan deras juga memicu banjir di ruas PPK 2.5 pada dua titik dalam wilayah Bakongan dan Subulussalam. Air sempat menutup sebagian badan jalan, namun kendaraan roda 2 dan roda 4 masih dapat melintas dengan kehati-hatian. Petugas tetap bersiaga mengantisipasi peningkatan debit air.
Putus Total: Ruas Takengon – Nagan Raya
Kerusakan terparah dilaporkan dari ruas Takengon – Nagan Raya, di mana jalan putus total akibat rusaknya Jembatan Betong Ateuh Banggalang, menyisakan hanya pilar tengah. Arus lalu lintas tidak dapat dilalui. Upaya koordinasi dengan BPBD serta mobilisasi alat berat dari Kabupaten Bireuen tengah dilakukan.
Penanganan di Ruas Tapaktuan – Bakongan
Beberapa titik longsor juga terjadi di STA 4+290 dan STA 6+700. Material longsoran berupa tanah dan bongkahan batu besar sudah mulai dibersihkan dengan bantuan ekskavator. Jalan saat ini dapat dilalui dua arah dengan sistem buka-tutup.
Banjir di Ruas Kota Kutacane – Batas Sumut
Banjir kembali terjadi akibat luapan Sungai Lawe Hijau, khususnya di sekitar Jembatan Lawe Kuning II. Hujan yang berlangsung sejak 25–26 November menyebabkan genangan dan hambatan arus lalu lintas di beberapa lokasi.
BPJN Aceh Imbau Masyarakat Tetap Waspada
BPJN Aceh terus melakukan pemantauan intensif, koordinasi lintas sektor, serta penanganan darurat di seluruh titik terdampak. Petugas di lapangan tetap bekerja dengan mengutamakan keselamatan, mengingat kondisi lereng yang labil dan potensi longsor susulan. Hujan juga masih berlanjut dan debit air sungai terus naik.
Kami mengimbau masyarakat pengguna jalan untuk:
-
mengurangi aktivitas perjalanan saat hujan lebat,
-
mengikuti rambu dan arahan petugas,
-
berhati-hati saat melintasi wilayah rawan longsor dan banjir,
-
serta melaporkan kondisi darurat di lapangan kepada pihak berwenang.
Semoga seluruh proses penanganan berjalan lancar dan masyarakat Aceh senantiasa dilindungi Allah SWT di tengah cuaca ekstrem ini.
