PPK 3.5 BPJN Aceh Dapat Apresiasi atas Perbaikan Jalan Nasional Medan–Kutacane
Senin, 03/11/2025 00:00:00 WIB | Berita/BPJN Aceh | 54
ACEH TENGGARA, 2 November 2025 — Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh melalui PPK 3.5 mendapatkan apresiasi dari Lembaga Garuda Sakti Aliansi Indonesia (LKGSAI) atas langkah cepat dan responsif dalam memperbaiki ruas jalan nasional Medan–Kutacane di Kabupaten Aceh Tenggara.
Ketua LKGSAI, Saidul Amran, menyampaikan penghargaan atas kinerja tim lapangan BPJN 3.5 Aceh yang terus bekerja meskipun dihadapkan pada medan sulit dan cuaca ekstrem. Ia menilai, upaya tersebut memberikan dampak nyata bagi kelancaran transportasi masyarakat dan arus distribusi logistik di wilayah perbatasan Aceh–Sumatera Utara.
“Kami melihat kerja cepat dan profesional dari PPK 3.5 BPJN Aceh sangat layak diapresiasi. Mereka tidak menunda pekerjaan meski kondisi lapangan menantang. Hasilnya, masyarakat kini dapat menikmati perjalanan yang lebih aman dan lancar,” ujar Amran.
Perbaikan di Titik-Titik Prioritas
Sejumlah titik rawan di ruas Kutacane–batas Sumatera Utara telah mendapatkan penanganan, mulai dari penutupan lubang jalan (patching), perbaikan drainase di Gampong Kuning I, Kecamatan Bambel, hingga penanganan longsor di jalur Batas Gayo Lues–Kutacane yang dilaksanakan melalui program tahun 2025 dengan nilai pekerjaan mencapai Rp10,7 miliar.
Langkah-langkah tersebut dilakukan untuk menjaga konektivitas antarwilayah sekaligus mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas akibat kondisi jalan yang sebelumnya rusak.
“Sebelum diperbaiki, beberapa ruas sangat berbahaya. Sekarang jalan sudah mulus, dan kendaraan bisa lewat tanpa hambatan,” kata salah seorang pengemudi angkutan di Kutacane.
Kolaborasi untuk Infrastruktur Berkelanjutan
Saidul Amran menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan infrastruktur jalan harus disertai dukungan dan pengawasan dari berbagai pihak. Ia mengajak masyarakat dan lembaga sosial untuk ikut berperan aktif menjaga kualitas hasil pekerjaan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Kami siap bersinergi dengan BPJN Aceh untuk melakukan pemantauan dan memberi masukan, sehingga proyek yang dilaksanakan tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga berkualitas dan berumur panjang,” tambahnya.
Komitmen BPJN Aceh
BPJN Aceh berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan keselamatan di seluruh ruas jalan nasional, termasuk di wilayah yang memiliki risiko tinggi terhadap kerusakan akibat curah hujan dan potensi longsor.
Melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat, diharapkan kondisi jalan nasional di Aceh Tenggara dapat terjaga dengan baik serta memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan warga.
“Pembangunan jalan nasional bukan sekadar proyek fisik, tetapi juga bentuk pelayanan publik yang berkaitan langsung dengan keselamatan dan aktivitas ekonomi masyarakat,” tutup Amran.
Dengan sinergi dan kerja cepat yang dilakukan, ruas Medan–Kutacane kini lebih aman, lancar, dan mendukung mobilitas masyarakat Aceh Tenggara menuju wilayah perbatasan.
