Home Logo

Jembatan Krueng Tingkeum Memasuki Tahap Akhir, Progres Capai 94,82 Persen


Senin, 07/09/2026 00:00:00 WIB |   Berita/BPJN Aceh |   42

Bireuen (7/9) — Pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum pada ruas jalan nasional Bireuen–Aceh Utara terus menunjukkan perkembangan signifikan. Berdasarkan progres terbaru, pekerjaan telah mencapai 94,82 persen dan kini memasuki tahap akhir penyelesaian.

Secara fisik, struktur utama jembatan telah tersambung. Pekerjaan pengecoran lantai jembatan terakhir juga telah selesai dilaksanakan. Sejumlah pekerjaan finishing masih dilakukan secara bertahap, meliputi pengecoran parapet atau dinding pengaman, pemasangan expansion joint atau siar muai, penyelesaian trotoar, serta pengaspalan lantai jembatan.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.3 Provinsi Aceh pada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Isnanda, S.T., mengatakan pekerjaan penyelesaian tetap dilakukan secara bertahap sembari menunggu tercapainya umur beton sesuai persyaratan sebelum jembatan dapat difungsikan untuk lalu lintas kendaraan.

“Pada tahap saat ini, pekerjaan pengecoran lantai jembatan terakhir telah selesai dilaksanakan. Selanjutnya, sambil menunggu tercapainya umur beton sesuai persyaratan sebelum jembatan dapat difungsikan untuk lalu lintas kendaraan, pekerjaan penyelesaian atau finishing tetap dilaksanakan secara bertahap,” kata Isnanda.

Dengan capaian progres yang telah mencapai 94,82 persen, pelaksanaan pekerjaan kini difokuskan pada penyelesaian bagian-bagian akhir konstruksi. Proses tersebut tetap memperhatikan pemenuhan persyaratan teknis, mutu pekerjaan, serta aspek keselamatan sebelum jembatan difungsikan untuk lalu lintas.

Jembatan Krueng Tingkeum merupakan bagian penting dari konektivitas pada ruas jalan nasional yang menghubungkan wilayah Bireuen dan Aceh Utara. Penanganan jembatan ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Pekerjaan Umum melalui BPJN Aceh dalam memulihkan dan menjaga konektivitas masyarakat pascabencana.

Penyelesaian jembatan diharapkan dapat segera memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung kelancaran mobilitas orang dan barang serta distribusi logistik di wilayah tersebut.

BPJN Aceh terus melakukan pemantauan dan pengendalian terhadap pelaksanaan pekerjaan hingga seluruh tahapan penyelesaian dapat dituntaskan dan jembatan siap difungsikan sesuai dengan persyaratan teknis dan aspek keselamatan yang berlaku.