Progres Pembangunan Jembatan Gantung Desa Jambu Ilir Capai 70,61 Persen
Kamis, 21/05/2026 00:00:00 WIB | Informasi Berkala/Infromasi Berkala | 30
Ogan Komering Ilir – Pembangunan Jembatan Gantung Desa Jambu Ilir di Kecamatan Tanjung Lubuk, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), terus menunjukkan perkembangan yang positif. Hingga 19 Mei 2026, progres fisik pekerjaan telah mencapai 70,61 persen, menandakan komitmen pemerintah dalam mempercepat penyediaan infrastruktur yang mendukung konektivitas dan mobilitas masyarakat.
Jembatan gantung yang dibangun di Desa Jambu Ilir ini dirancang untuk menghubungkan Desa Tanjung Laut dengan Desa Jambu Ilir, sehingga dapat memberikan akses yang lebih mudah, aman, dan efisien bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
Pembangunan jembatan dilaksanakan oleh PPK 3.5 Provinsi Sumatera Selatan pada Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah III Provinsi Sumatera Selatan, yang berada pada ruas Celikah – Batas Kota Kayuagung – Simpang Penyandingan – Batas Provinsi Lampung.
Selain memperlancar mobilitas warga, keberadaan jembatan gantung ini juga diharapkan dapat meningkatkan akses terhadap layanan pendidikan, kesehatan, perdagangan, dan berbagai aktivitas sosial masyarakat lainnya. Infrastruktur yang baik akan membuka peluang yang lebih besar bagi pengembangan ekonomi lokal serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di kedua desa.
Dengan progres yang telah mencapai lebih dari 70 persen, pekerjaan konstruksi terus dilaksanakan sesuai dengan tahapan yang direncanakan agar dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat. Pengawasan dan pengendalian mutu pekerjaan juga terus dilakukan untuk memastikan hasil pembangunan memenuhi standar kualitas, keamanan, dan keberlanjutan yang telah ditetapkan.
Melalui pembangunan Jembatan Gantung Desa Jambu Ilir, BBPJN Sumatera Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan infrastruktur yang tidak hanya menghubungkan wilayah, tetapi juga mendukung pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kehadiran infrastruktur yang andal diharapkan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah serta memperkuat konektivitas antarwilayah dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan di Provinsi Sumatera Selatan.
