Infrastruktur Jalan Jadi Kunci Swasembada Pangan
Kamis, 18/12/2025 00:00:00 WIB | Berita/Umum | 56
Makassar – Kepala Bidang Preservasi I Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sulawesi Selatan, Asniaty, S.T., M.T., menjadi salah satu narasumber pada Seminar Peran Infrastruktur dalam Mewujudkan Swasembada Pangan melalui Program PU 608 yang diselenggarakan oleh Generasi Muda Direktorat Jenderal Bina Konstruksi (GENMUD DJBK) Wilayah Sulawesi. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Balai Jasa Konstruksi Wilayah (BJKW) VI Makassar, Kamis (18/12/2025).
Seminar tersebut menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur pemerintah, akademisi, praktisi konstruksi, hingga generasi muda sektor infrastruktur. Forum ini menjadi wadah strategis untuk membahas peran penting infrastruktur dalam mendukung ketahanan pangan nasional, sejalan dengan agenda pembangunan menuju kemandirian pangan.
Dalam paparannya, Asniaty menyampaikan materi bertajuk “Infrastruktur Jalan Pendukung Swasembada Pangan”. Ia menjelaskan bahwa keberadaan infrastruktur jalan yang mantap dan berkelanjutan memiliki peran krusial dalam menunjang distribusi hasil pertanian, mempercepat akses dari sentra produksi ke pasar, serta meningkatkan efisiensi rantai pasok pangan.
Lebih lanjut, Asniaty memaparkan peran BBPJN Sulsel dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan melalui pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah. Program ini bertujuan meningkatkan konektivitas jalan daerah yang menjadi akses utama menuju kawasan pertanian, perkebunan, serta sentra produksi pangan di berbagai wilayah Sulawesi Selatan.
Melalui forum seminar ini, peserta juga diajak untuk memahami pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan infrastruktur. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dinilai menjadi kunci keberhasilan pembangunan infrastruktur, termasuk dalam mendukung swasembada pangan nasional.
Kegiatan seminar ini menjadi ruang diskusi strategis untuk bertukar gagasan dan pengalaman, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mengoptimalkan peran infrastruktur sebagai pilar utama ketahanan pangan serta penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
