Kejaksaan Tinggi Maluku Berikan Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi kepada Pegawai BPJN Maluku
Kamis, 14/03/2024 18:25:20 WIB | Berita/Umum | 12

Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Maluku menggelar sosialisasi pengendalian gratifikasi bagi pegawai di lingkungan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku sebagai upaya memperkuat integritas dan mencegah praktik korupsi di lingkungan kerja. Kegiatan yang berlangsung di The Natsepa Hotel pada Kamis (14/03/2024) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pegawai mengenai aturan dan tata cara pelaporan gratifikasi sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Turut hadir pejabat struktural, para Kasatker dan PPK, serta pegawai di lingkungan BPJN Maluku, dan menghadirkan narasumber dari Kejaksaan Tinggi Maluku.
Perwakilan Kejaksaan Tinggi Maluku Michel Gasperz, SH.,MH menjelaskan berbagai bentuk gratifikasi yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan, serta mekanisme pelaporan yang harus dilakukan jika menerima gratifikasi dalam pelaksanaan tugas.
"Pengendalian gratifikasi adalah bagian penting dari pencegahan korupsi. Dengan memahami aturan yang berlaku, pegawai dapat bekerja secara profesional dan menjaga kepercayaan publik terhadap institusi," ujar Michel.
Kepala BPJN Maluku, Bambang Widyarta, menyambut baik kegiatan ini dan menegaskan komitmen balai dalam menerapkan budaya kerja yang bersih dan transparan. "Sosialisasi ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu bekerja dengan penuh integritas dan menghindari segala bentuk penyimpangan," ujarnya.
Kegiatan ini diakhiri dengan sesi diskusi interaktif, di mana para peserta diberikan kesempatan untuk bertanya langsung terkait praktik pencegahan gratifikasi dalam tugas sehari-hari. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan seluruh pegawai BPJN Maluku semakin memahami dan menerapkan prinsip antikorupsi dalam menjalankan tugasnya.