Dirjen Bina Marga Tinjau Kesiapan Infrastruktur Jalan di Lampung untuk Arus Mudik Lebaran 2025
Senin, 17/02/2025 14:30:00 WIB | Berita/Umum | 232

Lampung, 16 Februari 2025 – Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, Roy Rizali Anwar, melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Lampung pada Minggu (16/2). Dalam kunjungan ini, ia didampingi oleh Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Lampung, Susan Novelia, beserta jajarannya. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau kesiapan infrastruktur jalan nasional dalam menghadapi arus mudik Lebaran 2025.
Kawasan yang menjadi fokus peninjauan adalah jalan nasional yang menghubungkan ke Pelabuhan Bakauheni dan Pelabuhan Wika Beton. Diketahui bahwa akses menuju Pelabuhan Bakauheni dapat melalui beberapa jalur utama, seperti Jalan Lintas Sumatera, Jalan Raya Lintas Pantai Timur Sumatera, serta Jalan Tol Trans Sumatera. Setiap tahunnya, jalur ini menjadi akses utama bagi pemudik yang akan menyeberang melalui Pelabuhan Bakauheni, baik saat arus mudik maupun arus balik Lebaran.
Roy Rizali Anwar menyampaikan apresiasinya terhadap kesiapan yang telah dilakukan oleh berbagai pihak terkait dalam menghadapi arus mudik. Menurutnya, infrastruktur jalan telah mendapatkan perhatian khusus, terutama di titik-titik rawan kecelakaan dan blind spot. Selain itu, beberapa titik jalan yang mengalami kerusakan juga telah diperbaiki.
“Saya salut dengan persiapan yang telah dilakukan dalam menghadapi arus mudik Lebaran di Pelabuhan Bakauheni. Infrastruktur terkait telah bersinergi dengan balai, terutama di daerah blind spot dan rawan kecelakaan. Tadi kita juga melihat bahwa beberapa titik jalan sudah diperbaiki, dan targetnya pada H-10 sebelum Lebaran seluruh perbaikan sudah selesai,” ujar Roy Rizali Anwar.
Selain memastikan kesiapan jalur utama, pemerintah juga menginisiasi rencana pembukaan jalan atau rute alternatif guna mengurangi kepadatan lalu lintas di sekitar Pelabuhan Bakauheni. Susan Novelia menyebutkan bahwa pihaknya telah melakukan survei ke lapangan bersama Satuan Kerja (Satker) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Dari hasil survei, ditemukan adanya rute jalan kabupaten sepanjang 2,7 km yang memerlukan peningkatan kualitas agar dapat digunakan sebagai jalur alternatif.
Pemerintah berharap dengan berbagai upaya ini, arus mudik dan arus balik Lebaran 2025 dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Peningkatan infrastruktur jalan diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi para pemudik yang melintasi wilayah Lampung menuju Pelabuhan Bakauheni.**