Pembangunan Jembatan Desa di Kalsel Terus Dikebut
Jum'at, 11/09/2026 00:00:00 WIB | Berita/Proyek | 10
Pembangunan jembatan desa non-nasional di Kalimantan Selatan terus ditindaklanjuti. Persiapan dilakukan untuk memastikan sejumlah usulan pembangunan dapat segera masuk tahap pelaksanaan.
Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Selatan mendorong percepatan melalui pemenuhan tiga aspek utama, yakni penyelesaian Detailed Engineering Design (DED), kesiapan lahan, serta ketersediaan anggaran di masing-masing lokasi.
Dalam Pilot Project Pembangunan Jembatan Desa Non-Nasional, BPJN Kalsel mengusulkan tiga jembatan gantung, yaitu Jembatan Jombang–Sejahtera Mulia di Kabupaten Tanah Bumbu, Jembatan Desa Tambangan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, dan Jembatan Sungai Dadap di Kota Banjarbaru.
Selain tiga jembatan tersebut, sejumlah pembangunan jembatan desa juga disiapkan oleh pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota. Di antaranya Jembatan Jejangkit 02 dan 03 di Barito Kuala, Jembatan Taal–Mangunang dan Pihandam Nateh di Hulu Sungai Tengah, Jembatan Jalan Pembina IV dan Tatah Bangkal Luar di Banjarmasin, Jembatan Handil Bamban 1 di Banjarbaru, Jembatan Pandak Daun–Pakan Dalam di Hulu Sungai Selatan, serta Jembatan Bunati di Tanah Bumbu.
Koordinasi lintas instansi antara BPJN Kalsel, pemerintah daerah, serta TNI-Polri terus dilakukan. Upaya ini diharapkan dapat mempercepat terwujudnya akses penghubung antarwilayah sekaligus mendukung mobilitas masyarakat di berbagai daerah di Kalimantan Selatan.
(Dalam rangka pembangunan zona integritas menuju WBK dan WBBM, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Selatan berkomitmen menyelenggarakan layanan yang bersih dari KKN, Salam Integritas).
