Image Popup
Logo Bina Marga

Memperkuat Tanah Dengan Geogrid

Geogrid dibentuk oleh suatu jaringan yang beraturan dan terhubung satu sama lainnya, dengan ukuran bukaan lebih besar dari 6,35 mm, sehingga memungkinkan untuk saling mengunci dengan tanah, batuan ataupun struktur lain di sekitarnya serta memiliki fungsi primer sebagai perkuatan (ASTM D4439).

Keunggulan Geogrid:

- Kuat tarik tinggi, Dirancang untuk menahan gaya tarik dalam sistem perkuatan tanah.

- Sistem interlocking, Agregat mengunci pada bukaan grid sehingga meningkatkan stabilitas.

- Meningkatkan daya dukung, Mengurangi deformasi dan penurunan tanah lunak dengan cara mendistribusikan beban secara lebih merata.
 

Geogrid terdiri dari 3 jenis, yaitu Geogrid Uniaxial yang memiliki kekuatan tarik dominanan satu arah. Jenis ini paling umum digunakan untuk memperkuat dinding penahan tanah (retaining wall) atau lereng yang curam, Geogrid Biaxial yang memiliki kekuatan tarik dua arah (memanjang dan melintang). Jenis ini banyak digunakan pada proyek stabilisasi tanah dasar di bawah jalan, area parkir, atau landasan pacu. Geogrid biaxial membantu mencegah penurunan permukaan akibat beban lalu lintas yang berat, dan Geogrid Triaxial yang merupakan versi terbaru dengan kekuatan tarik tiga arah yang merata. Desain geometri triaxial membuat distribusi beban lebih efisien; cocok untuk kondisi tanah ekstrem atau proyek dengan tuntutan teknis tinggi.