ALIRAN LALU LINTAS DAN JARAK GAP OPTIMAL PADA PERSIMPANGAN T
Isi Artikel Utama
Abstrak
Lintasan aliran lalu lintas di persimpangan berbentuk T tanpa pengaturan, akan terjadi titik-titik konflik dan daerah potensial terjadinya tabrakan kendaraan. Kejadian konflik dan tabrakan sebagai akibat adanya gerakan dan manuver kendaraan yang berpotongan dan penggabungan. Kendaraan yang akan bergabung dengan arus utamanya yang saling beriringan diperlukan jarak gap yang memadai untuk bisa melakukan penyusupan.
Keputusan untuk menerima atau menolak sebuah jarak gap diserahkan kepada pengemudi pada aliran kendaraan yang bukan prioritas dan dipaksakan. Penerimaan jarak gap untuk gerakan penggabungan kendaraan pada aliran lalu lintas beriringan, tanpa prioritas, dan dipaksakan, dimana saat bergabung membentuk sudut lebih kecil dari 300 akan lebih banyak diterima oleh pengemudi dibandingkan dengan bergabung membentuk sudut lebih besar dari 300. Pernyataan itu dibuktikan dari hasil penelitian secara empiris yang dilakukan di ruas jalan bertipe empat lajur dua arah terbagi (4/2-D).
Penggabungan bersudut lebih kecil dari 300, bisa didapat apa bila pada kaki keluar persimpangan diberi lajur percepatan berupa taper.
Keputusan untuk menerima atau menolak sebuah jarak gap diserahkan kepada pengemudi pada aliran kendaraan yang bukan prioritas dan dipaksakan. Penerimaan jarak gap untuk gerakan penggabungan kendaraan pada aliran lalu lintas beriringan, tanpa prioritas, dan dipaksakan, dimana saat bergabung membentuk sudut lebih kecil dari 300 akan lebih banyak diterima oleh pengemudi dibandingkan dengan bergabung membentuk sudut lebih besar dari 300. Pernyataan itu dibuktikan dari hasil penelitian secara empiris yang dilakukan di ruas jalan bertipe empat lajur dua arah terbagi (4/2-D).
Penggabungan bersudut lebih kecil dari 300, bisa didapat apa bila pada kaki keluar persimpangan diberi lajur percepatan berupa taper.
Rincian Artikel
Terbitan
Bagian
Roads and Bridges
Penulis yang menerbitkan jurnal ini setuju dengan persyaratan berikut:
- Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak jurnal publikasi pertama dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain membagikan karya tersebut dengan pengakuan dari karya penulis dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat memasukkan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi terbitan jurnal tersebut (misalnya, dimasukan ke repositori institusi atau publikasikan dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diijinkan untuk memposting data/karya tulis ilimiah yang terdahulu secara online (mis., repositori institusi atau di situs web penulis) karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan karya yang diterbitkan sebelumnya dan yang terdahulu.
Setiap naskah yang dikirimkan harus disertai dengan "Pernyataan Keaslian Naskah", dan "Pernyataan Copyright Transfer".