COMPARATIVE STUDY OF INTEGRATED MULTICRITERIA DECISION MAKING: AHP-TOPSIS VS ENTROPY-TOPSIS FOR PRIORITIZING ROAD DAMAGE REPAIR
Isi Artikel Utama
Abstrak
This study compares two integrated methods, specifically the Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS), to determine prioritized road sections for repair. The first method, AHP-TOPSIS, assigns weights to damage criteria based on the characteristics of road damage types. The second method, Entropy-TOPSIS, determines the weights of damage criteria using the Entropy formula. The accuracy of both methods is assessed by comparing their ranking results to the Pavement Condition Index (PCI) assessment based on the percentage of similarity. Based on the accuracy percentages, Entropy-TOPSIS demonstrates higher accuracy (27.5%) compared to AHP-TOPSIS (21.25%). Meanwhile, the road sections prioritized for repair yielded the same ranking results between AHP-TOPSIS and Entropy-TOPSIS, specifically the road sections on Jorong Beach, from STA 3+401 to 3+500 (Alternative 70). The results of this study support the development of more accurate and efficient decision-making models for infrastructure maintenance, which can be applied to broader transportation management systems.
Keywords: road damage, PCI, AHP, entropy, TOPSIS
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini setuju dengan persyaratan berikut:
- Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak jurnal publikasi pertama dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain membagikan karya tersebut dengan pengakuan dari karya penulis dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat memasukkan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi terbitan jurnal tersebut (misalnya, dimasukan ke repositori institusi atau publikasikan dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diijinkan untuk memposting data/karya tulis ilimiah yang terdahulu secara online (mis., repositori institusi atau di situs web penulis) karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan karya yang diterbitkan sebelumnya dan yang terdahulu.
Setiap naskah yang dikirimkan harus disertai dengan "Pernyataan Keaslian Naskah", dan "Pernyataan Copyright Transfer".