STABILISASI LERENG DENGAN APLIKASI SOIL NAILING PADA AREA GALIAN DALAM DAN KEMIRINGAN CURAM

Isi Artikel Utama

Andrew Nugraha Standyarto
Andika Yuda Prayitno
Dedi Prayitno

Abstrak

Tujuan studi ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan soil nailing terhadap peningkatan kestabilan dan perkuatan lereng galian pada daerah kemiringan dalam dan lereng curam. Pengamatan dilakukan pada Jalan Tol IKN seksi 3A: Karangjoang - KKT Kariangau, bagian jalan tol yang diletakkan struktur berupa Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT). Pada lokasi dilakukan penggalian dalam yang menempatkan menara SUTT sejarak 20 m dari lereng trase jalan. Relokasi menara tidak dapat dilakukan dan penanganan lereng harus dirancang untuk mencegah longsoran terjadi. Data kondisi tanah diambil dari lapangan pada 4 titik dengan menggunakan metode boring dan SPT. Analisis data menggunakan program pemodelan Finite Element Analysis (FEA) Plaxis 2D dan soil model Mohr-Coulomb untuk membandingkan dua kondisi, yaitu lereng galian tanpa perkuatan dan dengan konfigurasi perkuatan soil nailing. Dari analisis kestabilan lereng, desain galian 1 di depan SUTT dan desain 2 pada area peralihan memiliki Safety Factor (SF) > izin pada kondisi short term dan gempa pseudostatik namun mengalami kelongsoran pada kondisi long term dan pelapukan batu bara (lignit). Studi ini menunjukkan bahwa aplikasi soil nailing dengan diameter 10 cm, panjang 12 m dan konfigurasi pemasangan vertikal 12D dan horizontal 15D memenuhi SF izin kestabilan lereng sesuai dengan SNI 8460:2017 tentang Persyaratan Perancangan Geoteknik.


Kata Kunci: stabilitas lereng, soil nailing, galian dalam, SUTT, pelapukan batubara (lignit)

Rincian Artikel

Bagian
Roads and Bridges