Rapat Kerja BPJN Papua Selatan
02 Maret 2026
Rapat Kerja BPJN Papua Selatan menjadi momentum strategis untuk menyelaraskan program kerja, memastikan progres paket yang telah dikontrak, serta memperkuat komitmen dalam menghadirkan infrastruktur jalan yang andal dan berkelanjutan.
Dengan sinergi dan kolaborasi, kita wujudkan konektivitas yang mendorong pertumbuhan dan pemerataan pembangunan di Papua Selatan.
#BPJNPapuaSelatan #RapatKerja #InfrastrukturBerkualitas #BinaMarga #KemenPU
Selengkapnya..
Apel Siaga Bencana 2025 Provinsi Papua Selatan
04 November 2025
#Hallopacace
Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Papua Selatan melaksanakan Apel Siaga Bencana 2025 pada 4 November, diikuti oleh seluruh unsur — pemerintah daerah, BMKG, BNPB, serta stakeholder lainnya — secara daring dari Gedung Workshop BPJN Papua Selatan.
Kementerian PUPR Siaga, Tanggap, dan Peduli!
Kami terus memperkuat kolaborasi lintas lembaga — dari BNPB, BPBD, BMKG, hingga TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah — demi respon cepat menghadapi bencana.
Teknologi pemetaan risiko dan pelaporan real-time menjadi senjata utama kami di lapangan.
Melalui pelayanan publik yang manusiawi, kami siapkan DRU, Posko Banjir, dan Posko Nataru dengan fasilitas lengkap, ramah, dan mudah diakses.
Mari bersama menjaga sungai, drainase, dan infrastruktur yang telah dibangun, karena menjaga negeri adalah tanggung jawab kita bersama.
Dengan disiplin, empati, dan gotong royong — setiap langkah kami adalah wujud hadirnya negara untuk rakyat.
Selengkapnya..
Penandatanganan Kontrak Pembangunan Jalan KSPP Wanam-Muting Segmen II
04 November 2025
Kementerian PU Tandatangani Kontrak Pembangunan Jalan KSPP Wanam–Muting Segmen II, Dukung Konektivitas Kawasan Sentra Produksi Pangan di Papua Selatan
Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menandatangani kontrak paket pekerjaan Pembangunan Jalan KSPP Wanam–Muting Segmen II di Provinsi Papua Selatan sepanjang 80,5 kilometer. Penandatanganan ini menandai langkah penting Kementerian PU dalam mempercepat infrastruktur konektivitas pada pengembangan Kawasan Sentra Produksi Pangan (KSPP) Wanam – Muting sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden No. 14 Tahun 2025.
Penandatanganan kontrak dilaksanakan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Papua Selatan, Ditjen Bina Marga Kementerian PU dengan kontraktor pelaksana KSO PT Hutama Karya (Persero), PT Nindya Karya, PT Batulicin Beton Asphalt, dan PT Modern Widya Tehnical dengan disaksikan oleh Menteri PU Dody Hanggodo dan Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti di Gedung Serbaguna Kementerian PU, Senin (3/11/2025).
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan pentingnya pembangunan infrastruktur dasar dalam mendorong produktivitas kawasan. “Merauke memiliki potensi besar untuk menjadi pusat produksi pangan. Kementerian PU mendukung penuh melalui pembangunan infrastruktur sumber daya air dan konektivitas jalan agar kawasan ini dapat berproduksi sepanjang tahun dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” kata Menteri Dody.
Menteri Dody juga menyampaikan bahwa Pembangunan Jalan KSPP Wanam–Muting Segmen II merupakan titik awal komitmen bersama untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jalan di Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional (KSPEAN), yang menargetkan Merauke sebagai salah satu lumbung pangan baru di Indonesia Timur.
Pembangunan Jalan KSPP Wanam – Muting Segmen II memiliki arti strategis dalam mendukung konektivitas antarwilayah sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat di Papua Selatan. Pembangunan tersebut dapat menjadi contoh praktik terbaik (best practice) dalam pelaksanaan pembangunan jalan di kawasan timur Indonesia yakni pembangunan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil yang nyata.
Penandatangan paket kontrak ini telah melalui proses tender prakualifikasi sejak 11 Agustus 2025 dan dimenangkan oleh KSO PT Hutama Karya (Persero), PT Nindya Karya, PT Batulicin Beton Asphalt, dan PT Modern Widya Tehnical. Total nilai kontrak pekerjaan fisik sebesar Rp4,8 triliun dengan lingkup pembangunan jalan sepanjang 80,5 km dan tiga jembatan. Masa pelaksanaan kontrak paket ini selama 720 Hari Kalender dan ditargetkan selesai paling lambat 25 Oktober 2027.
Pada kesempatan tersebut, Direktur Jenderal Bina Marga Roy Rizali Anwar berpesan kepada penyedia jasa agar bekerja dengan profesional, disiplin, dan penuh tanggung jawab, menjaga kualitas pekerjaan sesuai spesifikasi teknis, serta memastikan pelaksanaan tepat waktu dan tepat mutu. Dirjen Roy juga meminta kepada seluruh pihak yang terlibat dalam Pembangunan Jalan KSPP Wanam–Muting Segmen II untuk memperhatikan aspek keselamatan kerja, kelestarian lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat lokal.
Kementerian PU berharap pembangunan jalan ini dapat memperlancar arus logistik, memperkuat konektivitas antarwilayah, dan membuka akses bagi masyarakat menuju pusat produksi pangan di Papua Selatan, sehingga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan dan kemandirian bangsa.“(*)
Selengkapnya..
29 Oktober 2025
"Bekerja Berbasis Risiko bukan sekadar slogan, melainkan komitmen nyata Direktorat Jenderal Bina Marga dalam setiap langkah dan keputusan. Dengan menerapkan manajemen risiko pada setiap pekerjaan, setiap potensi hambatan, tantangan, maupun peluang dapat diidentifikasi sejak dini, dianalisis dengan cermat, serta dimitigasi secara tepat.
Sadar Risiko tidak sama dengan Pesimis.
Penerapan manajemen risiko membuat setiap program, kegiatan, dan pelayanan publik yang dijalankan menjadi lebih terukur, efektif, transparan, dan akuntabel. Hal ini tidak hanya memastikan keberhasilan dalam pembangunan infrastruktur jalan, tetapi juga memberikan jaminan kualitas, keselamatan, dan keberlanjutan bagi masyarakat pengguna jalan.
Direktorat Jenderal Bina Marga percaya bahwa dengan bekerja berbasis risiko, kita dapat bergerak lebih cepat, bertindak lebih tepat, dan menghasilkan kinerja yang lebih kuat. Bersama, mari kita wujudkan pelayanan infrastruktur jalan yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga berintegritas, demi kemajuan bangsa."
#SigapMembangunNegeriUntukRakyat
#menyambungnegeri
#BekerjaBerbasisRisiko
#ManajemenRisiko
#PelayananPublik
#IntegritasUntukBangsa
#zonaintegritas
Selengkapnya..
25 Oktober 2025
Hai Sobat Bina Marga..!
Padat Karya merupakan salah satu instrumen penting guna memastikan pemerataan manfaat insfratruktur yang dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Selain untuk memastikan pemerataan, Program Padat Karya tidak hanya beroritansi pada fisik, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap perekonomian lokal.
#sigapmembangunnegeriuntukrakyat
#menyambungnegeri
#setahunberdampak
Selengkapnya..
JALAN KITA, Mewujudkan Jalan Yang Lebih Baik
23 Oktober 2025
#Hallopacemace
"Jalan Kita" — Aplikasi untuk melaporkan kondisi jalan nasional!
Kini masyarakat bisa ikut berperan menjaga kualitas infrastruktur dengan mudah. Laporkan jalan rusak, longsor, atau jembatan bermasalah langsung lewat aplikasi ini.
Cepat, transparan, dan terhubung langsung dengan Kementerian PU
#sigapmembangunnegeriuntukrakyat
#menyambungnegeri
Selengkapnya..










