Home Logo

Pasca Longsoran di Ruas Jalan Trans Papua


Jum'at, 13/02/2026 00:00:00 WIB |   Berita/Umum |   420

Ruas Jalan Trans Papua sebagai jalur utama yang menghubungkan Provinsi Papua dan Provinsi Papua Pegunungan, kembali terdampak pasca longsoran. Material tanah dan batuan dari lereng eksisting menutup badan jalan dan memutus akses transportasi. Kondisi ini turut menyebabkan jembatan bailey hanyut sehingga kendaraan tidak dapat melintas.

Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Papua – Papua Pegunungan segera menerapkan status penanganan darurat di lokasi terdampak. Upaya penanganan yang sedang dilaksanakan meliputi:

  1. Pembersihan material longsor dari badan jalan,
  2. Perbaikan saluran air dan penanganan lereng,
  3. Pemasangan sandbag sebagai pengamanan sementara,
  4. Penimbunan kembali badan jalan untuk membuka akses, serta
  5. Penggantian jembatan bailey yang terbawa arus.

Hasil identifikasi lapangan menunjukkan terdapat 27 titik longsoran di sepanjang koridor Trans Papua. Untuk mempercepat proses pembukaan akses, BBPJN Papua – Papua Pegunungan bersama Hutama Karya telah mengerahkan peralatan berat berupa 48 unit excavator dan 9 unit dozer.

Melalui langkah cepat, terpadu, dan kolaboratif ini, BBPJN Papua – Papua Pegunungan bersama Hutama Karya berkomitmen memastikan konektivitas masyarakat segera pulih. Penanganan ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran mobilitas, aktivitas ekonomi, serta distribusi barang dan jasa di wilayah Papua dan Papua Pegunungan. (IM)