Home Logo

KKJTJ Berpartisipasi dalam Peresmian dan Seminar Perdana Knowledge Sharing MTKBTI


Kamis, 06/11/2025 00:00:00 WIB |   Berita/Umum |   18

Jakarta, 1 November 2025 – Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) turut berpartisipasi dalam Acara Seremonial Peresmian dan Seminar Perdana Knowledge Sharing Masyarakat Terowongan dan Konstruksi Bawah Tanah Indonesia (MTKBTI) yang diselenggarakan secara hybrid pada 1 November 2025. 

Kegiatan ini menjadi wadah penting bagi para pemangku kepentingan di bidang terowongan dan konstruksi bawah tanah untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, serta praktik terbaik dalam rangka meningkatkan keselamatan dan keberlanjutan infrastruktur nasional. 

Dalam kesempatan tersebut, Ketua KKJTJ yang diwakili oleh Sekretaris Komisi, yakni Direktur Bina Teknik Jalan dan Jembatan, berkontribusi sebagai keynote speaker dengan mengangkat topik: 

“From Compliance to Culture: The Next Step in Safety and Risk Management.” 

Topik ini menekankan pentingnya transformasi pendekatan keselamatan, dari yang semula berfokus pada kepatuhan terhadap regulasi (compliance), menuju pembentukan budaya keselamatan (safety culture) yang tertanam di seluruh siklus penyelenggaraan infrastruktur terowongan. Pendekatan ini mencakup tahapan perencanaan, pembangunan, hingga pemeliharaan, sehingga keselamatan menjadi bagian integral dari setiap proses. 

Melalui peran aktifnya, KKJTJ terus mendorong berbagai upaya strategis dalam penyelenggaraan keamanan terowongan dan konstruksi bawah tanah, antara lain: 

  • Penguatan regulasi serta Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK) sesuai dengan Peraturan Menteri PUPR Nomor 10 Tahun 2022; 

  • Peningkatan kompetensi tenaga ahli di bidang terowongan dan konstruksi bawah tanah; 

  • Integrasi sistem pemantauan keselamatan jangka panjang melalui penerapan Structural Health Monitoring System (SHMS) sebagai bagian dari pengelolaan risiko infrastruktur. 

Kolaborasi antara pemerintah, asosiasi profesi, akademisi, dan industri dalam kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk membangun ekosistem konstruksi bawah tanah yang aman, adaptif, dan berkelanjutan. Sinergi lintas sektor tersebut diharapkan mampu memperkuat tata kelola keselamatan, mendorong inovasi, serta meningkatkan keandalan infrastruktur terowongan bagi masyarakat Indonesia. 

Partisipasi KKJTJ dalam kegiatan MTKBTI ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memastikan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya memenuhi aspek teknis, tetapi juga menjunjung tinggi keselamatan dan keberlanjutan jangka panjang.