Aspal emulsi merupakan material perkerasan jalan yang banyak digunakan karena kemudahan aplikasi dan sifatnya yang lebih ramah lingkungan dibandingkan aspal panas. Namun, mutu aspal emulsi dapat mengalami perubahan selama proses penyimpanan akibat pengaruh metode penyimpanan dan lamanya waktu penyimpanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh cara penyimpanan dan lama penyimpanan ter…
Pengkajian kinerja perkerasan lentur dengan parameter penetrasi aspal dilakukan untuk mengevaluasi pengaruh tingkat kekerasan aspal terhadap karakteristik dan kinerja perkerasan jalan. Nilai penetrasi merupakan salah satu parameter utama yang digunakan untuk menentukan tingkat konsistensi aspal, yang berpengaruh terhadap ketahanan perkerasan terhadap beban lalu lintas dan kondisi lingkungan. Pe…
Dalam manajemen pemeliharaan jalan, ketidakrataan perkerasan biasanya untuk menghitung biaya operasi kendaraan, disamping untuk mendapatkan gambaran yang cepat mengenai kondisi perkerasan. Karena tidak semua daerah memiliki alat untuk mengukur ketidakrataan maka nilai tersebut dapat diperkirakan melalui hubungan antara ketidakrataan dengan kerusakan perkerasan. Konsep Pedoman Survey Kondisi Per…
Tujuan daripada penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja lapis beraspal bergradasi menerus baik yang diperkuat ataupun yang tidak diperkuat dengan geosintetik sehubungan dengan beban lalu lintas yang melaluinya untuk mendapatkan umur kelelahan sebenarnya di lapangan dan di laboratorium dan hubungan antar keduanya dan untuk mendapatkan faktor efisiensi dari pengaruh geosintetik. Dari peng…
Penelitian ini merupakan lanjutan dari penelitian sebelumnya. Pengkajian polimer sebagai bahan jalan untuk lalu lintas berat dan temperatur tinggi dengan membuat campuran induk polimer dengan bahan pelunak yang mudah diperoleh di pasaran bebas, serta hasil observasi percobaan lapangan aspal polimer. Hasil yang diperoleh adalah didapatkan formula campuran induk kelas B, C E dan F yang memenuhi s…
Penelitian ini menggunakan dua macam jenis plastik mutu rendah yaitu poliethylen jenis I dan II serta polipropilen dengan dimana bahan -bahan tersebut diperkeil ukurannya dengan pertimbangan apabila digunakan dalam ukuran besar untuk memprosesnya memakan waktu lebih lama sehingga kurang hemat energi. Hasil penelitian penggunaan plastik mutu rendah dari jenis poliethylen dan polipropilen baik se…
Penyusunan Rancangan Standar Nasional Indonesia (RSNI) Bidang Jalan merupakan langkah penting dalam mewujudkan penyelenggaraan infrastruktur jalan yang aman, andal, berkualitas, dan berkelanjutan. Kegiatan ini bertujuan untuk menghasilkan dokumen standar yang dapat dijadikan acuan dalam perencanaan, desain, konstruksi, operasi, pemeliharaan, serta evaluasi kinerja jalan sesuai dengan perkembang…
Pembinaan dan pendayagunaan teknologi pedesaan merupakan upaya strategis untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa melalui penerapan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi lokal. Program pembinaan dilakukan melalui penyuluhan, pelatihan, pendampingan, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia agar masyarakat mampu memahami, mengoperasikan, dan mengembangkan teknologi sec…
Stabilisation may be defined as a process by which the intrinsic properties of a pavement material are altered by the addition of a stabilisation binder to meet performance expectations in its operating, geological and climatic environment. Part 4L of the Guide to Pavement technology describes the types binders most commonly used in the manufacture of stabilised pavement materials either by in…
Laporan Guidelines for Longitudinal Pavement Profile Measurement menyajikan pedoman teknis untuk pengukuran profil memanjang perkerasan jalan guna mendukung evaluasi kondisi permukaan jalan, kenyamanan berkendara, dan pengelolaan aset jalan. Profil memanjang perkerasan merupakan representasi ketidakrataan permukaan jalan sepanjang arah lalu lintas yang menjadi dasar dalam penentuan indeks kerat…