Tujuan dibangunnya terowongan jalan adalah untuk memperlancar transportasi orang dan barang karena adanya rintangan. Perancangan terowongan jalan sangat dipengaruhi oleh aspek-aspek geoteknik daerah calon lokasi terowongan, sehingga penyelidikan kondisi geoteknik harus dilakukan dengan ketelitian yang baik. Selain itu, metoda konstruksi, perancangan dinding, pemasangan alat dan pemantauan terow…
Laporan ini menjelaskan tahap-tahap penyelidikan geologi permukaan, penyelidikan lapangan, penyelidikan di laboratorium dan langsung di tempat (in situ test) yang harus dilakukan untuk pekerjaan terowongan di massa batuan. Data yang diperoleh dari studi kasus dianalisis untuk mengetahui interaksi antara penyangga dengan batuan. Standar-standar penyelidikan geoteknik yang berlaku internasional s…
Kegiatan litbang ini mempunyai kerangka besar yaitu terowongan dan jalan bawah tanah dengan memfokuskan pada persiapan pilot project terowongan Piyungan-Gading di Propinsi DI Yogyakarta. Kegiatan litbang yang difokuskan pada pilot project telah dimulai pada tahun 2005 dengan hasil adalah konsep manual Pra kelayakan dan kelayakan terowongan jalan. Sedangkan tahun anggaran 2006 memfokuskan pad…
Tulisan ini memperlihatkan secara singkat bagaimana tanggapan bangunan tanah (timbunan) di atas tanah lunak yang cukup tebal. Kasus yang dijelaskan diambil dari hasil pengamatan secara terus menerus terhadap timbunan percobaab Kaliwungu (Propinsi Jawa Tengah) dan Kaliwungu dibangun sebagai model timbunan di ata tanah lempung lunak, sedangkan timbunan percobaan Berengbengkel memodelkan timbunan …
Lokasi: Ruang Koleksi Standar (BOK Jurnal, No. 2)
(GT 096) Lokasi studi litbang adalah pada pilot project Piyungan - Gading dan dari hasil studi diperoleh bahwa dengan panjang 850 m akan terletak pada massa batuan kelas CI dengan metode konstruksi baut-bautan dan beton semprot serta penggalian dengan peledakan dan alat gali mekanis