Rekayasa lereng merupakan cabang teknik geoteknik yang berfokus pada analisis kestabilan dan perancangan lereng untuk mencegah terjadinya longsor. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi faktor-faktor yang mempengaruhi kestabilan lereng, seperti sifat fisik dan mekanik tanah, kemiringan lereng, kondisi air tanah, serta beban eksternal. Metode yang digunakan meliputi analisis keseimbangan ba…
Penerapan teknologi dalam sistem manajemen lereng jalan menjadi solusi penting dalam meningkatkan keselamatan dan keberlanjutan infrastruktur transportasi, khususnya di wilayah dengan kondisi topografi yang rawan longsor. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi teknologi modern, seperti sensor geoteknik, sistem pemantauan berbasis Internet of Things (IoT), serta pemodelan berbasis …
Keruntuhan jatuhan batuan merupakan salah satu jenis gerakan massa yang sering terjadi pada lereng curam dan berpotensi menimbulkan kerusakan pada infrastruktur, fasilitas umum, serta membahayakan keselamatan masyarakat. Penanganan yang tepat diperlukan untuk mengurangi risiko tersebut, salah satunya melalui pembangunan dinding penghalang (buffer wall) sebagai struktur proteksi pasif. Modul ini…
Keruntuhan jatuhan batuan merupakan salah satu bentuk gerakan massa yang sering terjadi pada daerah lereng curam dan berpotensi menimbulkan bahaya bagi infrastruktur, pengguna jalan, serta lingkungan di sekitarnya. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan penanganan yang efektif untuk mengurangi risiko yang ditimbulkan. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan sistem penanganan keruntuhan jat…
Pemilihan metode konstruksi antara terowongan dan galian lereng tinggi merupakan keputusan strategis dalam perencanaan infrastruktur jalan dan transportasi, khususnya pada wilayah perbukitan dan pegunungan. Keputusan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor teknis, ekonomi, lingkungan, serta aspek keselamatan dan keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem Pengambilan Keputus…
Pembangunan terowongan jalan merupakan salah satu solusi infrastruktur untuk mengatasi keterbatasan topografi, kepadatan lalu lintas, serta meningkatkan konektivitas antarwilayah. Penelitian ini membahas tahapan Pra Studi Kelayakan (Pre-Feasibility Study) dan Studi Kelayakan (Feasibility Study) pada rencana pembangunan terowongan jalan. Pra Studi Kelayakan bertujuan untuk mengidentifikasi kebut…
Pembangunan jembatan bentang panjang dengan sistem balok pelengkung (arch girder bridge) merupakan solusi konstruksi yang efektif untuk mengatasi hambatan geografis seperti sungai lebar, lembah, maupun kawasan dengan keterbatasan ruang tumpuan. Perencanaan teknis jembatan balok pelengkung memerlukan analisis struktur yang komprehensif meliputi pembebanan statis dan dinamis, stabilitas global, k…
This manual presents a comprehensive overview of the fundamental principles which govern the concept, analysis, design, construction and maintenance of many types of bridge. Each chapter is written by a different contributing author and each chapter includes an extensive bibliography. The chapters and authors are as follows: (1) the history and aesthetic development of bridges (Bennett,D); (2) …
Pelestarian bahan pustaka dan arsip mencakup upaya melindungi informasi berharga dari kerusakan fisik (intrinsik & ekstrinsik) melalui tindakan kuratif (perbaikan), preventif (perawatan rutin, alih media seperti digitalisasi), serta edukasi pengguna, demi menjamin ketersediaan dan aksesibilitasnya bagi generasi mendatang, seringkali menghadapi kendala seperti anggaran, kurangnya SDM ahli, dan k…
Petunjuk Teknis Pelestarian Bahan Pustaka mencakup konservasi preventif (pengaturan lingkungan, kebersihan, pencegahan hama) dan konservasi kuratif (perbaikan fisik, penjilidan ulang, restorasi noda/robekan) untuk melindungi informasi dan fisik koleksi dari kerusakan, dengan prinsip utama tidak mengubah keaslian dokumen, melibatkan ahli konservasi, dan menggunakan bahan serta teknik yang sesuai…