Proyek Jembatan Cilangla (CS) Selesai, Wujudkan Akses Aman dan Nyaman bagi Masyarakat
Selasa, 15/07/2025 00:00:00 WIB | Berita/Umum | 296
Tasikmalaya, 15 Juli 2025 – Guna meningkatkan kualitas layanan infrastruktur jalan nasional di wilayah selatan Jawa Barat, Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta – Jawa Barat, melaksanakan Pekerjaan Penggantian Jembatan Cilangla (CS) yang berada di sepanjang Ruas Jalan Pantai Selatan (PANSELA) Jawa Barat.
Pekerjaan ini menyasar lima jembatan yang tersebar di tiga kabupaten, yaitu Garut, Tasikmalaya, dan Pangandaran. Kelima jembatan tersebut merupakan bagian penting dari konektivitas antarwilayah yang mendukung kegiatan ekonomi, pariwisata, logistik, dan layanan publik.
“Dari sisi teknis, Jembatan Ciawi II dan Cikawung perlu diganti karena kondisi geometrik yang dapat membahayakan pengguna jalan. Sementara itu, Jembatan Cilangla, Cimedang, dan Cibening masuk dalam kategori tidak mantap (nilai kondisi 3–5) sehingga memerlukan penanganan menyeluruh untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan”, ungkap Arianto, PPK 3.2 dari Satuan Kerja PJN Wilayah III Provinsi Jawa Barat.
Arianto juga menambahkan bahwa kelima jembatan ini merupakan akses vital masyarakat terhadap pusat-pusat kegiatan ekonomi, layanan publik seperti rumah sakit dan sekolah, serta konektivitas antarwilayah di selatan Jawa Barat.
Pekerjaan penggantian mencakup lima jembatan sebagai berikut, Jembatan Ciawi II sepanjang 35,7 meter terletak di Kabupaten Garut, Jembatan Cikawung sepanjang 52,3 meter terletak di Kabupaten Garut, Jembatan Cilangla sepanjang 124,9 meter terletak di Kabupaten Tasikmalaya, Jembatan Cimedang sepanjang 139,5 meter terletak di Kabupaten Tasikmalaya dan Jembatan Cibening sepanjang 71,5 meter terletak di Kabupaten Pangandaran.
Pekerjaan dimulai pada 17 November 2022 dan selesai pada 31 Januari 2025, dengan waktu pelaksanaan pekerjaan selama 807 (delapan ratus tujuh) hari kalender.
Secara umum, material dan teknologi konstruksi yang digunakan relatif seragam, namun terdapat perbedaan pada desain bentang. Jembatan Ciawi II dan Cikawung menggunakan satu bentang, sementara Jembatan Cilangla, Cimedang, dan Cibening dibangun dengan tiga bentang guna menyesuaikan kebutuhan teknis dan kondisi lapangan.
Salah satu tantangan utama dalam pelaksanaan pekerjaan adalah ekstremnya curah hujan di wilayah pantai selatan Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Tasikmalaya dan Pangandaran. Untuk mengatasi hal ini, pelaksanaan konstruksi dilakukan secara adaptif dengan penerapan strategi yang tepat dan pengawasan mutu yang ketat, agar hasil akhir tetap sesuai spesifikasi teknis.
Selain penggantian struktur jembatan, dilakukan juga perbaikan geometrik pada Jembatan Ciawi II dan Cikawung untuk meningkatkan kelancaran dan keselamatan lalu lintas. Perbaikan dan penanganan drainase juga menjadi bagian integral dari pekerjaan penggantian jembatan ini agar aliran air berjalan lancar sehingga tidak merusak struktur jalan dan jembatan.
Selesainya Pekerjaan Penggantian Jembatan Cilangla (CS) ini membawa berbagai manfaat nyata bagi masyarakat dengan meningkatnya kemantapan jembatan dan keamanan berkendara, mempercepat waktu tempuh perjalanan, mempermudah akses menuju rumah sakit, sekolah, dan layanan publik lainnya serta meningkatkan kelancaran distribusi barang dan jasa.
“Sebelum pelaksanaan pekerjaan, kondisi jembatan eksisting tidak mantap, terdapat lubang, dan menyebabkan pengguna jalan harus memperlambat laju kendaraannya untuk menghindari lubang pada lantai jembatan. Kini, seluruh jembatan telah berada dalam kondisi mantap dan sangat layak untuk dilintasi”, tutur Arianto.
“Harapan dari kami adalah semoga kedepannya Kementerian PU dapat berkolaborasi dengan masyarakat untuk menjaga dan merawat infrastruktur yang telah dibangun bersama serta berperan aktif dalam menjaga keutuhan jembatan dari aktivitas vandalisme atau aktivitas lain yang dapat merusak struktur jembatan. Diharapkan jembatan-jembatan yang telah dibangun dapat berfungsi optimal sesuai umur rencana dan terus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” pungkasnya.
Berita Lainnya
Wamen PU Buka Kejuaraan Gateball 2025: 40 Tim Berebut Piala Bergilir dalam Pertarungan Paling Bergengsi
Jembatan Gantung Babakan Losari Lor: Wujud Konektivitas Antarprovinsi, Dukung Mobilitas dan Ekonomi Warga
Jalan Nasional Jawa Barat Dirawat Total: Rekonstruksi FO Cikarang, Rehabilitasi Jembatan Cibodas, hingga Padat Karya di Pangandaran & Puncak
