Home Logo

Kurang dari 1 Minggu, Jembatan Cidadap Kembali Bisa Dilalui Kendaraan Roda Dua


Selasa, 11/03/2025 00:00:00 WIB |   Berita/Video |   951

Sukabumi, 11 Maret 2025 – Jembatan Cidadap di Kampung Bojongkopo, Kecamatan Simpenan, Sukabumi, yang sebelumnya putus akibat banjir bandang pada hari Kamis (06/03) lalu, kini telah dapat dilalui secara terbatas untuk kendaraan roda dua. Penanganan sementara yang dilakukan oleh PPK 2.3 Satker PJN Wilayah II Provinsi Jawa Barat telah selesai, memungkinkan fungsional jalan nasional Bagbagan - Jampang Kulon kembali terhubung.

"Dengan selesainya penanganan sementara ini, masyarakat pejalan kaki maupun pemotor kini bisa kembali menggunakan ruas jalan nasional Bagbagan - Jampangkulon. Kami tetap menghimbau pengguna jalan untuk berhati-hati dan mengikuti arahan petugas dan aparat di lapangan untuk keamanan dalam melintas," ungkap Ilham Khalifa selaku Manajer Ruas/PPK 2.3 Provinsi Jawa Barat yang diwawancarai di lokasi penanganan (10/03).

Ilham juga menyampaikan bahwa, perbaikan sementara ini dilakukan dengan melandaikan jalan eksisting sebagai lintasan darurat, sehingga kendaraan roda dua dapat melintas dengan aman. “Langkah ini diambil untuk mempercepat pemulihan akses masyarakat pasca bencana, sambil menunggu pelaksanaan perbaikan permanen setelah Lebaran”, ungkapnya.

Kemudian, Ilham menginfokan jika untuk penanganan permanen Jembatan Cidadap akan segera dilakukan. “Penanganan permanen Jembatan Cidadap akan segera dilaksanakan oleh BBPJN DKI Jakarta - Jawa Barat, rencananya jembatan eksisting ini akan diganti dengan jembatan tipe A sepanjang 60 meter”, pungkas Ilham.

Sebagai informasi, pekerjaan penanganan sementara tersebut dilakukan sesuai dengan arahan Wamen PU Diana Kusumastuti saat meninjau lokasi jembatan Cidadap yang amblas 1 (satu) hari pasca kejadian. Pada kesempatan tersebut, Diana yang didampingi Sjofva Rosliansjah selaku Kepala BBPJN DKI Jakarta – Jawa Barat meminta agar pihak BBPJN DKI Jakarta – Jawa Barat segera fungsionalkan jembatan tersebut untuk lalu lintas jalur lebaran khusus kendaraan roda dua.

"Tadi sudah disampaikan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta-Jawa Barat untuk perbaikan jembatan secara permanen akan dikerjakan setelah Lebaran dengan masa pekerjaan 4 (empat) bulan, ini untuk penanganan permanen, tetapi saya minta penanganan darurat yang sekarang juga dikerjakan. Siapkan jalur alternatif masyarakat, paling tidak kendaraan roda dua bisa melintas," kata Wamen Diana.

Sedangkan untuk perbaikan jembatan secara permanen, Wamen PU Diana juga meminta  segera dikerjakan setelah Lebaran dengan masa pekerjaan 4 (empat) bulan.

Berita Lainnya