Tujuan penelitian ini adalah untuk mencegah atau mengurangi erosi sehingga dampak yang terjadi dapat ditekan sekecil-kecilnya. Penelitian dilakukan di test track Puslitbang Jalan dengan menggunakan rancangan split plot. Hasil observasi pada bulan ke 1-2 menunjukkan bahwa penggunaan latek 0,8% + biji rumput, maupun latek 0,6% + biji rumput, dapat lebih efektif mengurangi erosi. Pada bulan ke 3 …
LOKASI: Rak Penelitian 2
Lokasi penelitian dilakukan di ruas jalan Bandung - Purwakarta - Plered - Cikalong Wetan - Rajamandala, Bandung - Cianjur - Sukanagara - Tanggeung dan Bandung - Malangbong - Tasikmalaya - Karangnunggal. Formasi batuan pembentuk lereng secara visual berupa tufa dalam kondisi lapuk rendah sampai sangat lapuk dan Tufa Breksian dalam kondisi lapuk rendah sampai sangat lapuk. Dari analisis kemantapa…
Ruang Koleksi Standar (ST: 012)
Tujuan dari evaluasi terrain dengan memanfaatkan hasil interpretasi foto udara adalah untuk menganalisa kemantapan lereng dengan jalan mengnali kondisi yang berkaitan dengan terrainnya seperti bentuk topografi, sistem tata guna lahan, pola penyebaran batuan/geologi, jenis vegetasi, struktur geologi, pola aliran/geohidrologinya,daerah yang tidak mantap, sifat dan karakteristik tanah/batuannya. D…
Salah satu teknologi penanganan longsoran talud lereng badan jalan yang telah dikembangkan adalah teknologi perkuatan tanah yaitu dengan menggunakan geogrid. Untuk mengetahui efektivitas teknologi tersebut dilaksanakan kegiatan monitoring pada kedua konstruksi perkuatan tanah yang telah berumur 4 tahun untuk geogrid dan 3 tahun untuk matras bambu. Penurunan nilai kuat tarik geogrid selama 4 tah…