Image of Jenis Kontrak dan Pembagian  Risiko Pembangunan Terowongan Jalan

Text

Jenis Kontrak dan Pembagian Risiko Pembangunan Terowongan Jalan



Pembangunan terowongan jalan merupakan proyek infrastruktur berisiko tinggi yang dipengaruhi oleh ketidakpastian kondisi geologi, teknis konstruksi, pembiayaan, serta aspek keselamatan dan lingkungan. Oleh karena itu, pemilihan jenis kontrak yang tepat menjadi faktor krusial dalam mengatur pembagian risiko antara pemilik proyek dan kontraktor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai jenis kontrak yang umum digunakan dalam proyek terowongan jalan, seperti kontrak lump sum, unit price, design and build, serta skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU), serta implikasinya terhadap alokasi risiko proyek.

Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dan analisis komparatif terhadap praktik kontraktual pada beberapa proyek terowongan. Hasil kajian menunjukkan bahwa setiap jenis kontrak memiliki karakteristik pembagian risiko yang berbeda. Kontrak lump sum cenderung mengalihkan sebagian besar risiko biaya dan kuantitas kepada kontraktor, sementara kontrak unit price lebih fleksibel terhadap perubahan volume pekerjaan. Kontrak design and build mengintegrasikan tanggung jawab desain dan konstruksi sehingga meningkatkan efisiensi koordinasi, namun juga memperbesar risiko teknis pada pelaksana. Dalam skema KPBU, risiko dibagi berdasarkan prinsip alokasi risiko kepada pihak yang paling mampu mengelolanya secara efektif.

LOKASI: Ruang Koleksi Umum
Rak: 2


Ketersediaan

0000021961624.191.1 PUT jMy Library (Rak 2)Tersedia
0000022654624.191.1 PUT jMy Library (Rak 2)Tersedia

Informasi Detail

Judul Seri
Naskah Ilmiah:
No. Panggil
624.191.1 PUT j
Penerbit PUSJATAN : Bandung.,
Deskripsi Fisik
vii+48p.: Illus.; 15 x 25 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-264-126-1
Klasifikasi
624.191.1
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaDetail XMLKutip ini