Tujuan dari kajian ini adalah dalam rangka memenuhi kebutuhan akan teknologi terkait dengan penanganan lereng/tebing sehubungan dengan keterbatasan damija dan jenis tanah/batuan penyusun lerengnya. Penanganan peningkatan stabilitas lereng tanah dikontrol oleh kuat geser yang bekerja disepanjang asumsi bidang gelincir sedangkan penanganan peningkatan syabilitas lereng batuan dikontrol oleh pola …
Monitoring yang dilakukan adalah pengukuran settlement surface marker dengan alat ukur T-0 dan waterpas, pengukuran muka air tanah yang berada di dalam pipa piezometer dengan menggunakan alat deepmeter, pengukuran fluktuasi kadar air tanah dengan melakukan pengambilan contoh tanah pada kedalaman tertentu untuk diuji kadar airnya di laboratorium, pengukuran pengembangan dan penyusutan tanah seca…
Pembangunan terowongan jalan merupakan proyek infrastruktur berisiko tinggi yang dipengaruhi oleh ketidakpastian kondisi geologi, teknis konstruksi, pembiayaan, serta aspek keselamatan dan lingkungan. Oleh karena itu, pemilihan jenis kontrak yang tepat menjadi faktor krusial dalam mengatur pembagian risiko antara pemilik proyek dan kontraktor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbaga…
Rak Penelitian 1 (GT: 265)