Hasil pengkajian mutu aspal yang pengambilan contohnya dilaksanakan pada beberapa proyek jalan di P. Jawa adalah sebagai berikut: Aspal pen 40 memenuhi persyaratan, aspal pen 60 sebanyak 20 contoh 55% tidak memenuhi persyaratan, aspal pen 80 sebanyak 13 contoh, 15% tidak memenuhi persyaratan, aspal emulsi sebanyak 5 contoh 100% memenuhi persyaratan. Untuk aspal pen 60 dan pen 80 yang tidak meme…
Rak Penelitian 1 TJ: 165
LOKASI: Rak Penelitian 1 TJ: 039 TJ: 149
Hasil dari penelitian menunjukkan bahan slag dapat digunakan sebagai pengganti agregat karena memenuhi persyaratan agregat standar. Untuk menaikkan ketahanan terhadap deformasi dan menaikkan stabilitas dinamis, aspal yang digunakan diberi bahan tambah latek, sehingga dapat menurunkan deformasi sebesar 60% dan menaikkan stabilitas dinamis sebesar 160% terhadap agregat standar dan aspal pen 60. P…
KTTJ Ke-4 - Prosiding, Volume 7, Hal-hal Lain Yang Berkaitan (peralatan, Bahan Dan Sebagainya), pp. 315-317
Konferensi Tahunan Teknik Jalan ke-5. Volume 6, Makalah Teknik Tambahan
Dari hasil percobaan, kedua spesifikasi rata-rata mempunyai nilai rongga udara di atas spesifikasi yang disyaratkan (9 sampai 12%), hal ini menyebabkan kepadatan laboratorium relatif rendah. Kepadatan lapangan pada saat pelaksanaan diukur dengan alat konus pasir, umumnya mencapai sekitar 100% dari kepadatan di laboratorium. Untuk spesifikasi MS 19 di dapat kepadatan lapangan 102% dan spesifikas…
Pengkajian ini meliputi perencanaan campuran beraspal menggunakan agregat lokal, agregat kapur (marmer) yang tidak memenuhi persyaratan standar, bahan lokal memenuhi persyaratan teknis tetapi tidak baku digunakan (Slag) dan sebagai pembanding adalah agregat standar yang memenuhi persyaratan. Hasil perencanaan di laboratorium menunjukkan agregat slag mempunyai nilai stabilitas Marshall lebih ti…