Jembatan yang berada di lingkungan perairan, terutama di wilayah pesisir dan sungai, rentan mengalami kerusakan akibat pertumbuhan biota penempel (biofouling) seperti teritip, kerang, alga, dan organisme laut lainnya. Biota tersebut dapat mempercepat proses korosi pada elemen baja, meningkatkan beban struktur, menghambat inspeksi visual, serta menurunkan umur layanan jembatan. Penelitian ini be…
Rak Penelitian 1 KO: 309
Jembatan Jembatan Dr. Ir. Soekarno yang terletak di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara, merupakan salah satu infrastruktur pesisir yang berpotensi menjadi substrat buatan bagi berbagai biota laut penempel (fouling organisms). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis dan menganalisis karakteristik biota laut penempel yang hidup pada struktur tiang dan bagian bawah jembatan. Metode…
LOKASI: Ruang Koleksim Umum Rak: 1
Kerusakan struktur beton pada lingkungan perairan sering dipercepat oleh pertumbuhan biota penempel (biofouling) seperti alga, teritip, dan moluska yang menempel pada permukaan beton. Aktivitas biologis ini meningkatkan retensi kelembapan, mempercepat difusi ion klorida dan sulfat, serta memicu proses korosi pada tulangan baja di dalam beton. Selain itu, akumulasi organisme laut seperti Balanus…
Proceedings of the 9th Road Engineering Association of Asia and Australasia Conference (REAAA), volume 2
Road Traffic Accident Prevention; Report Of A Seminar - Cum- Study Tour