<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3555">
 <titleInfo>
  <title>Pengembangan perkerasan jalan yang tahan lalu lintas berat dan temperatur tinggi</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Suroso,  Tjitjik W.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
  </place>
  <publisher>PUSTRAN</publisher>
  <dateIssued>2002</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Game</form>
  <extent>94 p.; graf.; tab.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Laporan ini memfokuskan pada aspal sebagai bahan pengikat. Dari pengujian laboratorium dengan menggunakan alat wheel tracking machine menunjukkan bahwa aspal polimer mempunyai keunggulan dibandingkan dengan aspal konvensional (aspal pen 60) ditinjau dari segi stabilitas dinamis yang lebih tinggi 2,4 kali, deformasi permanen yang lebih rendah 41 persen dan potensi terjadinya alur lebih rendah 41 persen, sedangkan dari pengujian Marshall pun stabilitas langsung (1400 kg) atau 1,3 kali dari aspal pen 60 dan stabilitas sisa (98,5) atau 1,23 x aspal pen 60 atau dapat dikatakan semua parameter pengujian laboratorium aspal polimer lebih baik dari aspal pen 60. Percobaan lapangan penggunaan campuran induk aspal polimer, memberikan kemudahan pelaksanaan yaitu tanpa pengadukan sehingga tanpa peralatan tambahan penggunaan campuran induk ini dapat dilaksanakan di AMP dengan pengadukan secara manual. Oleh karena itu disarankan penggunaan campuran induk ini dapat dilaksanakan untuk meningkatkan mutu aspal untuk daerah dengan kondisi yang kritis  atau rawan serta observasi penelitian yang telah dilaksanakan selanjutnya minimal satu kali dalam satu tahun (TJ: 221)</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ASPHALT</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>PAVEMENT MATERIALS</topic>
 </subject>
 <classification>625.8(047.31)</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan Direktorat Jenderal Bina Marga - Kementerian Pekerjaan Umum (NPP: 3273244A00000001)</physicalLocation>
  <shelfLocator>625.8(047.31) Sur p</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">0000003650</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>625.8(047.31) Sur p</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3555</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf"></recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-01-05 15:15:01</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>