<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3545">
 <titleInfo>
  <title>Pengkajian teknologi timbunan polder untuk jalan</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Suherman,  M.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>PUSTRAN</publisher>
  <dateIssued>2002</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Game</form>
  <extent>59 hal.; lampiran</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sistem polder merupakan suatu sistem dalam penanggulangan masalah banjir yaitu dengan cara mengelilingi daerah banjir dengan menggunakan tanggul buatan. Air permukaan dapat dicegah untuk masuk ke daerah kawasan tersebut sedangkan untuk mengalirkan air hujan yang menimpa lokasi tersebut dilakukan pemompaan keluar areal. Di Indonesia sistem polder merupakan teknologi yang relatif baru dimana  teknologi ini perlu dikaji terutama dalam pengembangan kawasan kota pantai. Oleh karena itu maka perencanaan infrastruktur perkotaan kawasan pantai sebaiknya dilakukan secara terpadu antar instansi terkait, baik tingkat pusat maupun daerah. Untuk itu perlu juga menmpatkan para akhli yang profesional di bidangnya, berwawasan luas serta mengetahui dengan jelas dari tujuan pembangunan serta implikasi yang timbul akibat pembangunan tersebut. Keterpaduan instansi terkait pada pembangunan diantaranya adalah bidang jalan, sehingga untuk perencanaan desain khususnya timbunan tanggul sungai untuk jalan diperlukan pedoman yang berupa perencanaan teknik timbunan polder untuk jalan.</note>
 <subject authority="">
  <topic>LANDFILL</topic>
 </subject>
 <classification>624.135(047.31)</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan Direktorat Jenderal Bina Marga - Kementerian Pekerjaan Umum (NPP: 3273244A00000001)</physicalLocation>
  <shelfLocator>624.135(047.31) Suh p</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">0000003640</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>624.135(047.31) Suh p</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3545</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf"></recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf"></recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>