<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3544">
 <titleInfo>
  <title>Penelitian Daur Ulang (Recycling) Lapis Perkerasan Beton Aspal dengan Bahan Tambah Semen</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Widayat,  Djoko</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
  </place>
  <publisher>PUSTRAN</publisher>
  <dateIssued>2002</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Game</form>
  <extent>37 hal.; lampiran</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Daur ulang bahan garukan beton tambah semen merupakan suatu upaya untuk mendapatkan bahan baru yang diperoleh dari pemanfaatan bahan garukan perkerasan yang sudah menurun kualitasnya karena faktor umur atau kerusakan perkerasan. Pada penelitian daur ulang ini, bahan garukan beton aspal diasumsikan sebagai agregat sehingga kadar aspal yang terkandung pada bahan garukan tidak diperhitungkan. Sebagai pendekatan untuk mengetahui pengaruh kadar aspal yang tergantung dalam bahan garukan dilakukan pengujian di laboratorium pada campuran dingin antara agregat, aspal emulsi dan/tanpa semen. Nilai stabilitas campuran menggunakan bahan tambah semen lebih tinggi dibandingkan tanpa semen tetapi akan menurun seiring dengan bertambahnya kadar aspal. Hasil ini diperkirakan akan berlaku pada bahan garukan yang mengandung aspal. Penelitian mengulas pula hasil pengujian dengan menggunakan parameter kekuatan campuran KTB (kuat Tekan Bebas) dan CBR sebagai tolok ukur pengujian. Bahan garukan beton aspal dengan penambahan 3 persen semen dan tanpa penambahan agregat baru mempunyai nilai KTB setingkat Lapis Pondasi Bawah. Seperti halnya pada jenis campuran yang lain, gradasi akan mempengaruhi parameter kekuatan campuran. Dengan menambah agregat baru (yang mempunyai propertis bahan tertentu) pada bahan garukan terjadi perubahan gradasi campuran mendekati gradasi Lapis Pondasi Atas dan untuk kadar semen yang sama dan penambahan 40 persen agregat baru, kenaikan nilai KTB (kg/cm2) adalah sekitar 40 persen&#13;
LOKASI: Rak Penelitian 1&#13;
Kode: TJ: 220 / TJ: 223</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CONCRETE PAVEMENT</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>PAVEMENTS</topic>
 </subject>
 <classification>625.764</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan Direktorat Jenderal Bina Marga - Kementerian Pekerjaan Umum (NPP: 3273244A00000001)</physicalLocation>
  <shelfLocator>625.764 WID p</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">0000003639</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>625.764 Wid p</shelfLocator>
   </copyInformation>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">0000008694</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>625.764 Wid p</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3544</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf"></recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-04-27 09:20:43</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>