<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="2586">
 <titleInfo>
  <title>Pengembangan perbaikan tanah non organik dengan kemantapatan stabilitas</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Suherman,  M.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>PUSTRAN</publisher>
  <dateIssued>1998</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Game</form>
  <extent>47 hal.,graf.; tabel</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tanah non organik mempunyai sifat daya dukung sangat rendah sehingga bila diberikan  beban yang melebihi kapasitas dukungnya, maka akan terjadi keruntuhan geser. Salah satu metoda untuk menambah daya dukung tanah digunakan  matras geocell yang ditempatkan di atas tanah lunak dan di bawah timbunan badan jalan, sehingga berfungsi sebagai pondasi untuk menyebarkan beban dari atas ke tanah dasar. Penelitian terhadap penggunaan matras geocell dilakukan berupa perencanaan desain untuk mengetahui besarnya pengaruh matras geocell terhadap kenaikan faktor keamanan. Hasil penelitian menunjukkan adanya kenaikan faktor keamanan antara timbunan tanpa matras geocell dibandingkan dengan timbunan yang terpasang geocell yaitu berkisar antara R=1.31 - 1.73, nilai ini tergantung dari lebar timbunan dan tebal tanah lunak. Penggunaan tensar matras geocell tipe SR 55 dan SS1 digunakan untuk tinggi timbunan maksimal Hr = 5.0 meter, sedangkan untuk matras geocell SR80 dan SS2, digunakan untuk tinggi timbunan minimal Hr=6.0 meter dan tergantung dari harga kuat geser Cu. Dari hasil diatas maka matras geocell sebagai perbaikan tanah lunak dapat diterapkan untuk menambah timbunan yang lebih tinggi dari kapasitas dukungnya, sehingga di dapat faktor keamanan yang lebih tinggi. (GT 056)</note>
 <subject authority="">
  <topic>SOIL STABILITY</topic>
 </subject>
 <classification>624.131.537(047.31)</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan Direktorat Jenderal Bina Marga - Kementerian Pekerjaan Umum (NPP: 3273244A00000001)</physicalLocation>
  <shelfLocator>624.131.537(047.31) Suh p</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">0000002639</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>624.131.537(047.31) Suh p</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>2586</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf"></recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf"></recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>