<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="2570">
 <titleInfo>
  <title>Advis teknik penggunaan SIG untuk pengembangan kawasan terisolir</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Suwanda,  Endang</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>PUSTRAN</publisher>
  <dateIssued>2002</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Game</form>
  <extent>65 hal.; tabel</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sasaran dari studi ini adalah untuk memanfaatkan teknologi SIG untuk membuat peta informasi geologi dalam bentuk peta digital yang berguna untuk menentukan rute koridor rencana jalan di daerah terisolir berpotensi yaitu daerah Bayan yang ada di wilayah Lombok. Proses pembuatannya dimulai dengan pengumpulan dan spesifikasi data grafik dan data atribut. Kemudian melakukan klasifikasi data. Pada tahapan ini semua data yang diperoleh diidentifikasi untuk membentuk basis data. Data grafik dan data tribut disesuaikan karakteristik obyeknya berdasarkan kelas penyajian yaitu berupa poligon, garis dan titik. Selanjutnya proses input data grafik yaitu merubah data peta kedalam bentuk digital. Proses ini meliputi kegiatan digitasi, scanning video digitizing dan editing. Sebelum digitasi, scanning dan video digitizing terlebih dahulu dilakukan input koordinasi x, y. Pembuatan topologi atau penyusunan elemen peta yang telah didigitasi, discan untuk membentuk hubungan yang ada pada peta atau pada keadaan bumi sebenarnya. Pembuatan topologi merupakan pusat proses pembuatan dan penyimpanan data peta sebagai coverage. Input data atribut ini sebagai penjelasan dari data grafik di atas, untuk itu penyusunan data atribut ini dibuat dalam bentuk tabel-tabel dan disesuaikan dengan nama layer yang dibuat pada data grafik. Analisis ini dilakukan dengan metode tumpang susun. Analisis penjumlahan dan analisis intersek, analisis lebar, analisis garis dan bidang. Pada arc info, analisis grafis ini meliputi penggabungan coverage melalui overlay topologi, pembuatan model dan analisis atribut (GT 074)</note>
 <subject authority="">
  <topic>INFORMATION SYSTEMS</topic>
 </subject>
 <classification>624.13(047.13)</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan Direktorat Jenderal Bina Marga - Kementerian Pekerjaan Umum (NPP: 3273244A00000001)</physicalLocation>
  <shelfLocator>624.13(047.13) Suw a</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">0000002621</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>624.13(047.13) Suw a</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>2570</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf"></recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf"></recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>