<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="24311">
 <titleInfo>
  <title>Penanganan Darurat Longsoran Jalan</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Wicaksono, Suantoro</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
  </place>
  <publisher>Informatika - Bandung</publisher>
  <dateIssued>2012</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xiv+80p.: Illus.; 18 x 28 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <relatedItem type="series">
  <titleInfo/>
  <title>Naskah Ilmiah</title>
 </relatedItem>
 <note>Longsoran jalan merupakan salah satu bencana geoteknik yang sering terjadi di wilayah dengan topografi curam dan curah hujan tinggi, seperti di Indonesia. Peristiwa ini dapat mengakibatkan terganggunya akses transportasi, kerusakan infrastruktur, serta membahayakan keselamatan pengguna jalan. Oleh karena itu, diperlukan penanganan darurat yang cepat, tepat, dan terkoordinasi untuk meminimalkan dampak yang ditimbulkan.&#13;
&#13;
Penanganan darurat longsoran jalan meliputi beberapa tahapan utama, yaitu identifikasi dan penilaian kondisi lokasi, pengamanan area terdampak, pembersihan material longsoran, serta pemasangan perkuatan sementara. Identifikasi awal bertujuan untuk mengetahui tingkat risiko longsoran susulan dan kondisi stabilitas lereng. Pengamanan dilakukan dengan pemasangan rambu peringatan, pengalihan arus lalu lintas, dan pembatasan akses pada zona berbahaya. Selanjutnya, material longsoran dibersihkan menggunakan peralatan berat agar fungsi jalan dapat segera dipulihkan. Pada tahap akhir, dilakukan perkuatan darurat seperti pemasangan bronjong, terpal penutup lereng, atau sistem drainase sementara guna mengurangi potensi longsoran lanjutan.&#13;
&#13;
LOKASI: Ruang Koleksi Umum&#13;
Rak: 1</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SLOPE</topic>
 </subject>
 <classification>551.435.62</classification>
 <identifier type="isbn">9786028256841</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan Direktorat Jenderal Bina Marga - Kementerian Pekerjaan Umum (NPP: 3273244A00000001)</physicalLocation>
  <shelfLocator>551.435.62 WIC p</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">0000023657</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library (Rak 1)</sublocation>
    <shelfLocator>551.435.62 WIC p</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>WhatsApp_Image_2026-02-27_at_14.28.44.jpeg.jpeg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>24311</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-02-27 14:25:30</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-02-27 14:29:08</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>