<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="24310">
 <titleInfo>
  <title>Terowongan dan Jalan Bawah Tanah</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ariestianty, Susy K.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ellyyanti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Aldiamar, Fahmi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
  </place>
  <publisher>Kementrian Pekerjaan Umum Badan Penelitian dan Pengembangan Pusat Penelitian dan Pengembangan Jalan </publisher>
  <dateIssued>2012</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>105p.: Illus.; 15 x 25 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <relatedItem type="series">
  <titleInfo/>
  <title>Naskah Ilmiah</title>
 </relatedItem>
 <note>Terowongan dan jalan bawah tanah merupakan infrastruktur penting dalam sistem transportasi dan pembangunan modern. Terowongan adalah struktur yang dibangun menembus tanah, batuan, atau bawah perairan untuk menyediakan jalur transportasi, utilitas, maupun akses khusus. Sementara itu, jalan bawah tanah (underpass) adalah jalur kendaraan atau pejalan kaki yang dibangun di bawah permukaan tanah, biasanya untuk mengurangi perpotongan lalu lintas dan kemacetan.&#13;
&#13;
Pembangunan terowongan dan jalan bawah tanah bertujuan meningkatkan efisiensi mobilitas, mengurangi kepadatan lalu lintas, serta mengoptimalkan penggunaan ruang di wilayah perkotaan. Infrastruktur ini banyak diterapkan di kota-kota besar seperti Jakarta, Tokyo, dan London, yang memiliki tingkat kepadatan tinggi dan kebutuhan transportasi massal yang besar.&#13;
&#13;
Dalam proses pembangunannya, digunakan berbagai metode seperti metode gali-tutup (cut and cover), pengeboran menggunakan Tunnel Boring Machine (TBM), dan metode konvensional (drill and blast). Tantangan utama meliputi kondisi geologi, pembebasan lahan, biaya konstruksi, serta aspek keselamatan dan dampak lingkungan.&#13;
&#13;
Secara keseluruhan, terowongan dan jalan bawah tanah berperan strategis dalam mendukung perkembangan kota berkelanjutan, meningkatkan konektivitas, dan menciptakan sistem transportasi yang lebih tertata, aman, dan efisien.&#13;
&#13;
LOKASI: Ruang Koleksi Umum&#13;
Rak: 3</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ROAD TUNNELS</topic>
 </subject>
 <classification>625.712.35</classification>
 <identifier type="isbn">9786028256551</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan Direktorat Jenderal Bina Marga - Kementerian Pekerjaan Umum (NPP: 3273244A00000001)</physicalLocation>
  <shelfLocator>625.712.35 ARI t</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">0000023656</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library (Rak 3)</sublocation>
    <shelfLocator>625.712.35 ARI t</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>WhatsApp_Image_2026-02-27_at_11.09.28.jpeg.jpeg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>24310</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-02-27 11:09:59</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-02-27 11:11:23</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>